Pj Gubernur Sulsel
2 Putra Bone 1 Putra Palopo Calon Pj Gubernur Sulsel Ditetapkan DPRD, Segera Diusulkan ke Kemendagri
DPRD Sulsel menetapkan tiga usulan nama calon Pj Gubernur Sulsel Senin (7/8/2023) malam ini, Bahtiar, Rivai Ras, dan Aswanto
Rivai Ras, merupakan alumni Universitas Hasanuddin tahun 1992.
Dia juga merupakan alumnus Doktoral Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) tahun 2010, dan lulusan pendidikan Perwira Prajurit Karier (PA PK) ABRI Angkatan I/tahun 1993.
Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Staf Khusus Panglima TNI.
Ia juga merupakan Dosen Program Studi Kajian Ketahanan Nasional Sekolah Kajian Stratejik dan Global UI hingga saat ini.
Dosen dan Ketua Program Studi Keamanan Maritim Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN RI) Periode 2013-2016.
Dan Ketua Pengurus Pusat Bidang Pertahanan dan Industri Strategis Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Masa Bhakti 2021-2024.[3]
Selain itu, Rivai adalah salah satu pelopor dan pendiri UNHAN RI serta penerima penghargaan Tanda Jasa Medali Kepeloporan di bidang pendidikan pertahanan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia di era Susilo Bambang Yudhoyono.
Riwayat Pendidikan
Pendidikan UmumS1 Teknik Arsitektur dan Perencanaan, Universitas Hasanuddin (1992)
S2 Manajemen Stratejik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta (2000)
S2 Kajian Stratejik Ketahanan Nasional, Universitas Indonesia (2001)[5]
S2 Ilmu Politik, Hubungan Internasional, Universitas Indonesia (2003)
S3 Ilmu Politik (Politik Kebijakan Pertahanan), Universitas Indonesia (2010)
3. Prof Aswanto
Dikutip dari Kompas.com, Aswanto berlatar akademisi ilmu hukum dan mantan Hakim Mahkamah Konstitusi.
Aswanto bukan orang baru di MK.
Dia menjabat sebagai satu dari sembilan hakim konstitusi sejak 2014.
Tahun 2019, dia kembali terpilih sebagai hakim MK yang diusulkan oleh DPR.
Merujuk pada aturan masa jabatan hakim konstitusi yang baru, sedianya Aswanto menjabat hingga Maret 2029.
Dalam jabatan struktural, Aswanto juga pernah dipercaya sebagai Wakil Ketua MK sejak April 2018 hingga September 2021.
Sebelum menjadi hakim konstitusi, pria kelahiran Palopo, Sulawesi Selatan, 17 Juli 1964 ini lama berkecimpung di bidang pendidikan.
Dilansir dari laman resmi MK RI, Aswanto menuntaskan studi S1 di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Makassar, pada 1986.
Dia lantas melanjutkan studi S2 di Universitas Gadjah Mada dan lulus tahun 1992.
Gelar S3 Aswanto raih dari Universitas Airlangga pada 1999.
Selain itu, tahun 2022, Aswanto juga mengantongi gelar diploma Kedokteran Forensik dan Hak Asasi Manusia dari Institute of Groningen State University, Belanda.
Kiprah Aswanto di dunia pendidikan diawali dengan menjadi staf pengajar di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar.
Kariernya moncer hingga berhasil menjadi Dekan Fakultas Hukum di universitas tersebut selama 2010-2014.
Selain di Universitas Hasanuddin, Aswanto juga pernah mengajar di program S2 Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar dan Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) Makassar.
Tahun 2014 menjadi masa awal Aswanto menjabat sebagai hakim konstitusi.
Lima tahun setelahnya, dia kembali terpilih sebagai hakim MK usulan DPR bersamaan dengan terpilihnya Wahiduddin Adams.
Aswanto dan Wahiduddin dipilih dari sebelas calon hakim yang mengikuti proses seleksi secara terbuka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kolase-Abdul-Rivai-Ras-Aswanto-Bahtiar-23141.jpg)