Opini Tribun Timur
Langit Ramadhan: Inklusivitas
"Konsep ini, oleh Budhy Munawar-Rachman, disamakan dengan makna "islâm" dalam arti sikap pasrah yang ada pada agama-agama lain selain Islam".
Editor:
Saldy Irawan
Maka adalah aneh, ketika dunia semakin terbuka (inklusif), lho, sikap kita justeru tertutup (eksklusif). Sudah saatnya perdebatan sengit tentang perbedaan agama-agama, distop. Lalu, sama-sama membuka diri untuk saling memahami.
Perbedaan tanpa kebencian dan permusuhan saatnya diciptakan terus. Pergaulan antarnegara-bangsa didorong agar semakin inklusif. Sedang, pergaulan yang eksklusif, apalagi yang berwajah kebencian dan konflik, bukanlah pilihan untuk tata kehidupan manusia ke depan. Inklusivitas adalah pilihan demi kedamaian hidup anak cucu kita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/prof-m-qasim-mathar-21082018_20180821_235633.jpg)