Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Profesor Muda

Jadi Profesor Termuda Fakultas Hukum Unhas, Amir Ilyas: Tanggung Jawabnya Besar, Di Akhirat Juga!

Amir Ilyas mengaku untuk bisa meraih gelar Profesor butuh perjuangan sebab syarat utamanya harus banyak menulis dan karya tulisan scopus.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
dok pribadi
Amir Ilyas dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas). Amir Ilyas dikukuhkan sebagai Profesor termuda di Fakultas Hukum Unhas dengan usia 42 tahun. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Amir Ilyas resmi menyandang gelar Profesor.

Pria kelahiran Pangkajene ini menambah Profesor di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas).

Amir Ilyas meraih gelar Guru Besar Hukum Ilmu Hukum Pidana di usia 42 tahun.

Ia pun menjadi Guru Besar termuda di Fakultas Hukum Universitas Unhas.

Pengangkatan Amir Ilyas sebagai guru besar dikeluarkan Kemendikbud per tanggal 13 Januari 2023.

Kemudian dilantik dan diambil sumpah sebagai Profesor di Baruga AP Pettarani Unhas, Senin (27/2/2023).

"Saya yang termuda di usia ini dari 37 profesor di Fakultas Hukum Unhas," katanya saat dihubungi Tribun-Timur.com, Senin (27/2/2023).

Amir Ilyas mengaku untuk bisa meraih gelar Profesor butuh perjuangan.

Sebab syarat utamanya harus banyak menulis dan karya tulisan bisa menembus jurnal bereputasi, Scopus.

"Untuk raih gelar Profesor harus banyak menulis karena harus masuk jurnal bereputasi, sehingga mau tidak mau syarat utamanya harus ada tulisan," ungkapnya.

Menurut mantan Staf Ahli DPRD Kota Makassar ini, gelar Profesor diraih ini menjadi pertanggungjawaban besar.

Baca juga: Breaking News: Amir Ilyas Sandang Gelar Profesor Termuda di Fakultas Hukum Unhas

Baca juga: Lewat Unhas Open Day, Pelajar SMA se-Sulsel Bisa Dapat Informasi Lengkap tentang Prodi di Unhas

"Jadi kompetensi keilmuan untuk Profesor itu penting tidak sekadar Profesor karena tanggung jawabnya besar, pertanggungjawaban moral di masyarakat dan pertanggungjawaban di akhirat juga berat," tuturnya.

Terlepas dari itu, Amir Ilyas bersyukur atas pencapaian Profesor diraih.

Hal ini berkat dorongan keluarga, orangtua, serta konsistensi dalam menulis.

Tentu tak lupa dorongan dari pimpinan Fakultas Hukum Unhas, khusus Departemen Pidana.

"Dorongan keluarga dan orangtua. Juga konsistensi, harus banyak menulis. Dorongan pimpinan di fakultas dan departemen," ucapnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved