Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Mengawal Kerja Pantarlih

Kinerja Pantarlih akan dinilai baik atau buruk berdasarkan berapa banyak pemilih yang menggunakan hak pilihnya menggunakan KTP.

Editor: Hasriyani Latif
DOK PRIBADI
Hasbullah Pegiat Demokrasi dan Peneliti Metadata Institute. Hasbullah penulis Opini Tribun Timur berjudul 'Mengawal Kerja Pantarlih'. 

Maksudnya tidak boleh ada pemilih yang digunting hak pilihnya hanya lantaran perbedaan preferensi politik, dan tidak boleh ada pemilih fiktif yang dapat diwakili.

Kita telah belajar dan tahu dari kejadian-kejadian masa lalu bahwa pengecekan daftar pemilih dimaksudkan agar setiap orang yang memiliki hak pilih terdaftar dengan benar dan tidak ada warga negara yang belum berhak memilih yang terdaftar sebagai pemilih.

Guna memastikan itu terjadi, masyarakat harus semakin serius mengingatkan Pantarlih bahwa merekalah penentu baik buruknya kualitas daftar pemilih.

Semakin baik kinerja Pantarlih saat ini, maka semakin baik pula kualitas daftar pemilih yang nanti kita gunakan pada Pemilu 2024.

Pantarlih harus memberi jaminan kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa tidak ada pemilih yang terdaftar ganda dan akan mencoret pemilih yang tidak memenuhi syarat.

Berjanji bekerja tanpa perantara dan pemilih akan ditemui satu per satu secara langsung dari rumah ke rumah.

Pantarlih tidak boleh lalai dan ceroboh. Jangan hanya menemui salah satu anggota keluarga yang ada di satu rumah yang dicoklit dan dari salah satu anggota keluarga tersebut dimintai informasi lebih lanjut tentang anggota keluarga lainnya yang menjadi pemilih.

Harus diingat bahwa informasi yang diterima dari satu anggota keluarga berpotensi berbeda dengan pemilih lainnya dalam keluarga tersebut.

Terkadang diinfokan bahwa anggota keluarganya sedang bepergian ke kota lain dan dikatakan mereka tidak akan pulang pada hari pencoblosan.

Karena adanya informasi tersebut, Pantarlih bisa saja memasukkan pemilih tersebut sebagai pemilih yang tidak memenuhi persyaratan atau dicoret dari daftar pemilih.

Keputusan ini bisa saja gegabah mengingat pada hari pencoblosan pemilih tersebut ternyata datang dan menggunakan hak pilihnya dengan menggunakan KTP.

Turut Membantu

Kita tahu kinerja Pantarlih akan dinilai baik atau buruk berdasarkan berapa banyak pemilih yang menggunakan hak pilihnya menggunakan KTP.

Semakin sedikit pemilih yang menggunakan KTP, semakin baik kualitas kerja Pantarlih.

Demikian itulah yang diharapkan seluruh masyarakat; kerja Pantarlih dari pemilu ke pemilu semakin baik.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved