Perintah Operasi Khusus Kapolda Sulsel, Polres Pelabuhan Makassar Tangkap 5 Pencuri dan Pejudi Togel

Lima pelaku ditangkap ditangkap setelah menjadi target operasi (TO) dalam Operasi Sikat Lipu 2022 di wilayah hukum Polres Pelabuhan Makassar

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Tribun Timur/Emba
Press release yang berlangsung di Mapolres Pelabuhan Makassar, Kamis (22/9/2022) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lima pencuri di wilayah hukum Polres Pelabuhan Makassar, ditangkap.

Ke lima pelaku ditangkap setelah menjadi target operasi (TO) dalam Operasi Sikat Lipu 2022.

Operasi yang berdasarkan surat perintah Kapolda Sulsel itu digelar 11 Agustus hingga 30 Agustus 2022.

Selama 20 hari Operasi Sikat Lipu, 5 TO yang berhasil ditangkap itu ada yang terlibat pencurian dengan pemberatan dan ada pencurian dengan kekerasan.

"Kelima TO itu masing-masing M Syahrir, Pandi Septiawan, Hasan Basri, Asri Rahman dan Fandy Ariandi," kata KBO Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar, Iptu Tumijan.

Pengungkapan itu dibeberkan ke media dalam press release yang berlangsung di Mapolres Pelabuhan Makassar, Kamis (22/9/2022) siang.

Hadir juga dalam press release itu, Wakapolres Pelabuhan Makassar Kompol Mutalib.

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari TO Syahrir dan Pandi Septiawan berupa handphone.

Sedangkan TO Fandy Ariandi dan Asri Rahman, berupa dua helm dan senjata tajam.

Lebih lanjut Tumijan menjelaskan, selama Operasi Sikat Lipu dilaksanakan, jajarannya juga mengamankan pelaku non TO.

Masing-masing Raja, Tompo, Umar dan Asri.

Raja terlibat kasus pengeroyokan, Tompo dan Umar terlibat kasus judi togel.

Sedang Asri terlibat tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan mengambil handphone korban di warkop.

"Pelaku judi togel Tompo dan Umar barang bukti yang berhasil disita berupa uang Rp 54 ribu dan handphone yang berisi rekapan nomor togel, " jelas Tumijan.

Adapun pasal yang dilanggar pelaku, yakni pasal 170 dengan ancaman hukuman selama-lamanya 5 tahun 6 bulan, pasal 363 dihukum penjara paling lama 15 tahun dan pasal 303 dihukum penjara paling lama 10 tahun.

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved