Batalyon 120

Sebut Penggerebekan di Markas Batalyon 120 Sudah Tepat, Humas Polda Sulsel: Itu Langkah Preventif

Penggerebekan itu, menjadi bola liar. Pasalnya, Iptu Faizal dicopot dari jabatannya sebagai Kanit Reskrim Polsek Tallo

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Waode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM/Muslimin Emba
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana saat ditemui di kantornya, Kamis (15/9/2022) siang. 

Irsus Mabes Polri pun kata Nana, bakal menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto dan Iptu Faizal.

"Iya ada (agenda pemeriksaan), (untuk jadwal pastinya) belum ada," bebernya.

Lebih lanjut Irjen Pol Nana menjelaskan, ramainya pemberitaan terkait pencopotan atau pergantian Iptu Faizal yang membuat Itsus hadir di Makassar.

Menurutnya, Iptu Faizal tidaklah dicopot, melainkan hanya dilakukan pergantian.

"Jadi itu bukan pencopotan, karena kalau pencopotan itu memang ada waktunya," ujar Irjen Pol Nana.

Ia pun lebih memilih menggunakan kata pergantian jabatan yang sebelumnya diduduki Iptu Faizal sebagai Kanit Reskrim Polsek Tallo.

"Iya, pergantian lah bahasanya," jelas jenderal bintang dua itu.

Pencopotan Kanit Reskrim Polsek Tallo Iptu Faizal setelah penggerebekan markas Batalyon 120 di Jl Korban 400.000 Jiwa, Makassar, masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat.

Pasalnya, dalam penggerebekan itu, Tim Patroli Perintis Presisi dan Thunder Polda Sulsel menyita 164 busur, sejumlah parang dan botol bekas minuman keras.

48 muda mudi saat itu juga diamankan ke Polsek Tallo.

Berselang kemudian, Kanit Reskrim Polsek Tallo Iptu Faizal pun dicopot yang oleh Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Budhi Haryanto menyebutnya hanya pergantian biasa.

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved