Breaking News:

Syahruddin Alrif Tampung Suara Ojol se-Makassar, Janji Pertemukan Perwakilan dengan Gubernur

Diskusi ini kata Syaharuddin, akan melibatkan koordinator ojol, anggota DPRD Provinsi, serta Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Waode Nurmin
Tribun-Timur.com/Muh Sauki Maulana
Anggota DPRD Provinsi Sulsel saat menerima aspirasi ojol se-Makassar di depan Kantor DPRD Provinsi Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (8/9/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekitar 500 massa driver ojol aksi di depan Kantor DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (8/9/2022).

Massa aksi yang tergabung dalam driver ojol se-Makassar menuntut harga BBM bisa kembali normal.

Selain itu, sekitar 500 massa aksi juga mendesak perubahan tarif kendaraan, pasca harga BBM dinaikkan.

Baca juga: Video: Maba Universitas Cokroaminoto Palopo Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Salah satu legislator DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif yang menemui massa aksi menjelaskan, akan mengajak koordinator ojol se-Makassar untuk berdiskusi kenaikan tarif di hari Senin mendatang.

Diskusi ini kata Syaharuddin, akan melibatkan koordinator ojol, anggota DPRD Provinsi, serta Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

"Kasi kami waktu, untuk mengatur jadwal dan mempersiapkan surat dialog di hari Senin nanti," katanya.

Sekretaris DPW Nasdem Sulsel ini pun menambahkan, ojol menjadi roda pergerakan ekonomi masyarakat di Makassar.

Sehingga ia paham betul, konsekuensi yang dirasakan ojol pasca kenaikan harga BBM.

"Saya tahu, penderitaan yang kalian rasakan. Kami mau, hal ini segera dibahas di tingkat provinsi," jelasnya.

Di atas mobil komando, Syaharuddin Alrif berjanji, akan membawa aspirasi ojol hingga bisa teralisasi.

Bahkan, Syahruddin menganggap dirinya pernah dinobatkan sebagai bapak ojol Makassar.

"Saya Syahruddin Alrif, dari fraksi partai Nasdem berjanji, akan menerima aspirasi teman-teman dan membahasnya di tingkat provinsi," katanya.

 

Laporan Jurnalis Tribun Timur Muh Sauki Maulana

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved