Headline Tribun Timur
Luwu Raya Berpotensi Tsunami dan Gempa Bumi 7,5 SR
Gempa bumi berkekuatan 7,5 magnitudo berpotensi terjadi di Teluk Bone atau pesisir Luwu Raya.
Juga dihadiri Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palopo, Antonius Dengen dan Ketua DPRD
Palopo, Nurhaebih.
Luwu Timur
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur mencatat, dari Januari sampai Agustus 2022, sudah terjadi 144 kali gempa di Kabupaten Luwu Timur.
"Jadi data Januari sampai 1 Agustus 2022 itu sudah terjadi 144 kali gempa," kata Operator Pelaksana Teknis Tugas Pusdalops BPBD Luwu Timur, Asep Suyatna, Minggu (7/8/2022).
Intensitas gempa yang terjadi di Luwu Timur meningkat tahun ini.
"Tahun lalu atau 2021, Januari sampai Desember itu hanya sampai 153 kali gempa."
"Tapi tahun ini, baru sampai 1 Agustus 2022 sudah 144 kali gempa."
"Intensitas terjadinya gempa meningkat," imbuh Asep.
Asep menjelakan, seringnya Luwu Timur diguncang gempa akibat aktivitas sesar lokal yaitu Sesar Matano.
Rata-rata gempa yang terjadi main di angka Magnitudo 3 sampai 4 SR.
"Pada bulan bulan Juli lalu ada dia angka 4,8 SR," kata Asep.
Asep mengimbau agar warga tidak panik bila terjadi gempa, segera mungkin keluar dari rumah menuju halaman terbuka.
Bila tidak sempat keluar segera belindung di bawah meja, jangan mendekati bangunan yang mudah roboh.
Siapkan selalu tas siaga yang berisikan peralatan penting dan berkas-berkas penting lainnya.
Pantau terus informasi gempa bumi melalui media sosial BMKG/BPBD setempat.
"Ingat, waspada boleh, panik jangan," pesan Asep.
Selengkapnya baca HL Tribun Timur, Senin (8/8/2022). (*)