Headline Tribun Timur
Luwu Raya Berpotensi Tsunami dan Gempa Bumi 7,5 SR
Gempa bumi berkekuatan 7,5 magnitudo berpotensi terjadi di Teluk Bone atau pesisir Luwu Raya.
TRIBUN-TIMUR.COM - Gempa bumi berkekuatan 7,5 magnitudo berpotensi terjadi di Teluk Bone atau pesisir Luwu Raya.
Potensi ini diungkapkan staf Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas II Gowa, Firdaus, pada kegiatan sekolah literasi gempabumi dan tsunami di Hotel Value, Jl A Kambo, Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (6/8/2022).
Firdaus mengatakan, skenario model gempa yang bisa saja terjadi di Teluk Bone adalah berkekuatan 7,5 magnitudo.
Prediksi para ahli itu dapat mejadi peringatan bagi masyarakat Luwu Raya yang meliputi Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur.
"Skenario model gempa 7,5 di Teluk Bone," kata Firdaus.
Skenario ini menjadi warning buat masyarakat.
"Tentu kita berharap ini tidak terjadi, namun sebelum terjadi kita harus bersiap terlebih dahulu," ujarnya.
Khusus di Palopo, lanjut dia, tidak ada patahan atau sesar aktif yang memotong di wilayah itu.
Namun ada dua sesar aktif yang sangat dekat dengan Palopo.
Yakni sesar Matano dan sesar Palu Koro.
"Dua sesar ini yang karap menjadi penyebab gempa di Palopo dan sekitarnya," papar Firdaus.
Kepala BMKG Gowa, Rosa Amelia, mengatakan model gempa 7,5 di Teluk Bone belum tentu terjadi.
Meski begitu, ia mengimbau masyarakat agar tetap mempersiapkan diri jika suatu saat gempa benar-benar terjadi.
"Itu adalah prediksi para ahli, dan jika gempa dengan kekuatan 7,5 megnitudo terjadi maka dapat menyebabkan tsunami," tuturnya.
Sekolah literasi dibuka oleh Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah IV Makassar, Irwan Slamet.