Opini Abd Rahman MAg
Islamophobia dan Politisasi Agama
Islamophobia merupakan istilah yang tidak asing ditengah-tengah masyarakat khususnya bagi umat Islam.
Oleh: Abd Rahman MAg
Mahasiswa S3 UIN Alauddin Makassar
TRIBUN-TIMUR.COM - Islamophobia merupakan istilah yang tidak asing ditengah-tengah masyarakat khususnya bagi umat Islam. Islamophobia sendiri berasal dari kata “Islam” dan “phobia”.
Islam merupakan agama yang dibawa oleh Nabi Saw yang ajarannya berdasarkan al-Quran dan hadis.
Sedangkan phobia adalah rasa takut berlebihan pada benda atau keadaan tertentu.
Islamophobia adalah prasangka anti muslim yang didasarkan pada bentuk ketakutan berupa kecemasan yang dialami oleh seseorang maupun kelompok sosial terhadap Islam dan orang-orang muslim yang bersumber dari pandangan yang tertutup tentang Islam serta yang disertai prasangka bahwa Islam sebagai agama yang “inferior” yang dianggap tidak pantas untuk dapat berpengaruh terhadap nilai-nilai yang telah ada di tengah-tengah kehidupan sosial masyarakat.
Islamophobia sudah muncul sejak akhir abad 19. Selain ketakutan akan peradaban Islam, “Islam phobia” muncul karena ketakutan Islam di Barat.
Mereka yakin Islam akan sulit bersatu dengan negara komunis.
Setelah perang dingin (1947-1991), dan komunis dan Uni Soviet awal 1990-an hancur, Barat tidak lagi membutuhkan Islam, sehingga berakhirlah politik kerjasama dan perjanjian damai Barat dengan Islam, sehingga atas dalih inilah mereka memunculkan perang peradaban dengan cara membuat propaganda seperti “Islam phobia”.
Islamo phobia merupakan metode rasisme yang jelas dan di terima saat ini dengan menciptakan kesalah pahaman, dan menambah bahan bakar kebencian.
Bahkan Lembaga Runnymede Trust Islamophobia: A Challenge for Us All pada tahun 1997 pernah mencirikan Islamophobia dalam tujuh hal yaitu, Islam statis dan tidak responsif perubahan, dianggap terpisah dan “lain”, dipandang rendah dari Barat, distigma kekerasan dan mendukung terorisme, dinilai ideologi politik, kritik dari Barat oleh Islam ditolak, permusuhan terhadap Islam digunakan membenarkan diskriminatif muslim, serta permusuhan anti muslim dinilai alami dan normal.
Berdasarkan penjelasan diatas, dapat dipahami bahwa Islamophobia adalah ketakutan dan kebencian berlebihan terhadap Islam dan umat Islam yang dianggap sebagai ancaman terhadap kehidupan masyarakat.
Pada awalnya Islamophobia bukanlah murni dari Islam dan umat Islam, melainkan bersumber dari produk Barat berupa perang peradaban, peninggalan orientalisme, dan propaganda Barat terhadap Islam karena mereka tidak menginginkan kemajuan peradaban Islam.
Islamophobia di Indonesia
Jika melihat kehidupan Islam dan umat Islam di Indonesia, tidak ditemukan adanya sikap anti terhadap Islam dan umat islam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/logo-tribun-timur-1-2102021.jpg)