Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini Abd Rahman MAg

Islamophobia dan Politisasi Agama

Islamophobia merupakan istilah yang tidak asing ditengah-tengah masyarakat khususnya bagi umat Islam.

TRIBUN TIMUR
Logo Tribun Timur - Opini Tribun Timur berjudul Islamophobia dan Politisasi Agama 

Justru yang muncul adalah sikap “Islam radikal phobia”. Penganut dan kelompok Islam radikal yang dianggap sebagai perusak kesucian dan keindahan Islam serta kerukunan umat Islam, sehingga dari terminologi ini, seharusnya yang ditakuti tersebut adalah intoleransi, radikalisme dan terorisme, bukan Islam.

Hakikatnya yang ada justru radikalisme phobia, terorisme phobia dan lainnya, bukan Islamophobia.

Sebab, ajaran Islam dan tradisi Islam dapat berjalan dengan baik dan berkembang di Indonesia termasuk semakin berkembang lembaga-lembaga keuangan dan perbankan syariah, lembaga-lembaga pendidikan Islam berbasis madrasah dan pesantren dan lain sebagainya.

Hal ini menunjukkan bahwa tidaklah benar adanya Islamophobia di Indonesia.

Justru yang dikahawatirkan munculnya kelompok-kelompok radikalis yang membuat wajah dan citra Islam menjadi menakutkan sehingga jauh dari kesan bahwa Islam itu ramah dan rahmah.

Ideologi radikal ditanamkan oknum pada masyarakat untuk menghancur kan Islam dengan metode lewat produksi dan penyebaran narasi kekerasan yang memotret sisi agama dari cara pandang negatif dan paradoks dengan yang aslinya.

Sehingga imbasnya, adalah merebak sikap kontraproduktif yang mencederai wajah asli Islam yang ramah.

Jika Islamophobia dikaitkan dengan penangkapan tokoh-tokoh ormas Islam, pembubaran ormas HTI dan FPI, hal ini tidak ada hubungannya dengan Islam, karena banyak tokoh-tokoh Islam dan ormas-ormas Islam yang masih tetap diakui eksietensinya.

Terorisme, konsep negara khilafah versi ISIS dan HTI jelas bukan produk Islam.

Konsep khalifah ISIS sangat paradoks baik dengan nilai-nilai Islam maupun amanat para pendiri bangsa ini. Bahkan Nabi Saw sendiri dalam komunitas Madinah selalu menghargai perbedaan.

Tidak ada aksi teror, paksaan dan kekerasan terhadap komunitas lain. Bahkan Nabi Saw dalam hadis Jabir yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari mengingatkan bahwa siapa saja yang meneror warganya di Madinah (saat itu), maka dia telah meneror dirinya (Nabi Saw).

Hal ini juga berlaku bagi warga Negara Indonesia, bahwa siapa saja yang meneror warga Negara Indonesia, sama saja meneror Nabi Saw.

Narasi Islamophobia Hanyalah Politisasi Agama

Munculnya isu-isu Islamophobia oleh kelompok tertentu tidak terlepas dari sikap mereka yang menjadikan agama sebagai propaganda politik.

Padahal sesungguhnya agama merupakan penguat dan perekat hubungan antar sesama manusia, meskipun berbeda keyakinan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved