Kader PDIP Bocorkan Rencana Jokowi dan Megawati Jelang Penunjukan Menpan RB Pengganti Tjahjo Kumolo

Sosok calon yang disebut bakal jabat Menpan RB yang ditinggalkan Tjahjo Kumolo ada yang sedang menjabat sebagai kepala daerah dan mantan pejabat.

Editor: Ansar
Kolase TribunTimur.com
Ketua Umum PDIP Megawati dan Presiden Jokowi. Untuk menentukan siapa yang akan dipilih jadi MenpanRB pengganti Tjahjo Kumolo, Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDIP Megawati segera membahasnya. 

Menurut Andreas, kepergian Tjahjo Kumolo meninggalkan kenangan perjuangan politisi yang bergumul dari bawah sampai pada puncak karir sebagai menteri.

Bagi Andreas, Tjahjo Kumolo merupakan tipologi politikus karir yang memahami dan menghayati politik sebagai profesi.

"Selamat jalan Mas Tjahjo, semoga jalanmu menuju ke keabadian surgawi," ucap legislator asal NTT itu.

Sementara, Pengamat sosial politik Herry Mendrofa memandang bahwa sosok yang bakal menggantikan Tjahjo Kumolo mengisi kursi Menpan RB adalah kader PDIP.

"Tentunya pasti pengganti MenpanRB almarhum Tjahjo Kumolo akan berasal dari kader PDIP ya, itu sudah pasti," kata Herry Mendrofa.

Menurut Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) ini ada empat kader PDI Perjuangan yang dinilai akan menempati posisi Menpan-RB.

Keempat kader PDI Perjuangan itu yakni Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Herry menjelaskan alasan dirinya memprediksi keempat sosok tersebut.

Ahmad Basarah dulunya pernah menjadi Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP dan punya banyak pengalaman di bidang legislatif.

Pengalaman tersebut, sambung dia, dapat menjadi pendukung kapasitas Basarah di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birkrasi (Kemenpan/RB).

Kemudian potensi digesernya Tri Rismaharini dari Mensos menjadi MenpanRB.

Herry menjelaskan peluang besarnya Risma menjadi MenpanRB itu mengingat mantan Walikota Surabaya itu memulai
karirnya dari seorang birokrat yang kemudian pernah menjadi kepala daerah hingga akhirnya menjadi menteri.

"Jadi kapasitasnya pas," ucapnya.

Sedangkan Basuki Tjahaja Purnama punya track record lebih luas.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved