DPR RI
Tokoh Sulsel Ashabul Kahfi Masuk Kandidat Calon Ketua Komisi VIII DPR RI
Nama tokoh Sulawesi Selatan (Sulsel), Ashabul Kahfi Djamail masuk kandidat calon Ketua Komisi VIII DPR RI yang mengurusi agama dan sosial.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ia melanjutkan pendidikan sarjananya di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Alauddin Makassar, tamat tahun 1985. Kemudian pascasarjana IAIN Alauddin tahun 1995.
Selepas kuliah, ia mengabdikan diri menjadi dosen di almamaternya, IAIN dan Universitas Muhammadiyah Makassar.
Tercatat ia pernah menjadi dekan fakultas agama Islam di Universitas Muhammadiyah Makassar.
Sejak masih belia, Kahfi terlibat berorganisasi di Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan menjadi Ketua IPM Cabang Tamalate (1981).
Kemudian Ketua Lembaga Dakwah HMI Cabang Makassar (1982-1984) dan Ketua Koordinator Komisariat IMM IAIN Alauddin (1984-1986).
Di samping terlibat dalam organisasi ekstra kampus, Kahfi juga terlibat di organisasi internal kampus dengan menjadi Ketua BKPM IAIN Alauddin (1984-1986).
Terakhir ia diamanatkan sebagai Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan (2000-2003).
Sebelum akhirnya meminta izin karena keterlibatannya dalam pencalonan anggota legislatif di pemilu 2004.
Karier politiknya dimulai dari keterlibatannya dalam deklarasi Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan di awal-awal PAN berdiri.
Kemudian menjadi carateker gerakan muda PAN.
Kini mantan PR I Unismuh ini berkiprah sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional Sulawesi Selatan (2005-sekarang) setelah melalui proses pemilihan yang demokratis dan penuh dengan kompetisi berhadapan dengan sejumlah kader-kader muda PAN lainnya.
Di samping sebagai Ketua PAN, ia pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Sulsel tiga periode, 2004-2009, 2009-2014, 2014-2019.
Kini Ashabul Kahfi duduk sebagai wakil rakyat di parlemen Senayan komisi IX yang membidangi kesehatan. (*)