Ramadhan 2022
Tips Menghilangkan Cegukan saat Puasa, Cuma Lakukan Ini Anda Bisa Beraktivitas Lagi Seperti Biasa
Meski bisa hilang setelah beberapa saat, cegukan bisa mengganggu aktivitas sederhana seperti makan dan berbicara.
Anda yang sedang menjalani ibadah puasa perlu menjaga tubuh agar tidak gampang haus dan dehidrasi saat berpuasa.
Melansir berbagai sumber, berikut tips tak haus saat berpuasa:
1. Minum air putih yang cukup
Puasa selama belasan jam rentan membuat tubuh mengalami dehidrasi. Air sangat penting untuk membuat tubuh berfungsi normal dan organ vital dapat bekerja dengan optimal.
Minum air putih yang cukup sangat penting saat Ramadhan.
Konsumsi cairan yang mudah diserap tubuh ini dalam jumlah yang cukup dapat mencegah sembelit, sakit kepala, pusing, kelelahan, dan kulit kering.
Baca juga: Tips Bugar Puasa untuk Ibu Hamil dan Menyusui di Ramadan 2022, Perhatikan Porsi Sahur Buka Puasa
Baca juga: Cara Alami Obati Sakit Gigi dan Sariawan Pakai Daun Jarak, Bisa Juga Obati Luka dan Keputihan
Cukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih. Untuk orang dewasa dalam kondisi normal setidaknya konsumsi delapan gelas per hari.
2. Hindari minuman berkafein
Minuman seperti kopi, teh, cokelat, soda, dll. mengandung kafein. Kafein memiliki efek diuretik atau membuat produksi urine dalam tubuh meningkat.
Saat produksi urine meningkat, garam yang mengikat air dalam tubuh juga ikut terbuang saat Anda kencing.
Terlalu banyak kafein juga dapat meningkatkan rasa haus.
Untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi sepanjang hari, konsumsi kafein baiknya dibatasi selama berpuasa.
3. Konsumsi buah dan sayur setidaknya 5 porsi per hari
Makan buah-buahan dan sayuran tidak hanya baik bagi kesehatan secara keseluruhan.
Asupan tinggi serat ini juga dapat membantu menambah kadar cairan bagi tubuh.
Sejumlah buah-buahan dan sayuran memiliki kandungan air cukup tinggi.
Konsumsi buah dan sayur saat berbuka puasa dapat menyegarkan tubuh yang sudah berpuasa selama seharian. Makan buah dan sayur setidaknya lima porsi per hari.
Beberapa buah dan sayuranyang baik dimakan saat berpuasa di antaranya semangka, jeruk, mentimun, seledri, tomat, dan belimbing.
Selain membantu tubuh tetap terhidrasi dengan kadar air yang tinggi, buah dan sayur juga dapat mencegah sembelit.
Jika Anda tidak suka mengonsumsi buah dan sayur secara langsung, coba buat olahan jus atau salad tanpa tambahan gula sebagai menu berbuka puasa.
4. Hindari makanan pedas dan terlalu asin
Makanan pedas dan terlalu asin dapat meningkatkan kebutuhan tubuh akan air.
Coba untuk mengurangi asupan yang pedas dan terlalu asin selama berpuasa.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan kita untuk membatasi konsumsi sodium 2.400 miligram atau setara 1 sendok teh garam per hari.
5. Hindari minum cairan dalam jumlah banyak sekaligus
Kendati menghidrasi atau menjaga pasokan air di dalam tubuh penting, Anda tidak dianjurkan untuk minum cairan dalam jumlah banyak sekaligus.
Minum air putih dalam jumlah banyak sekaligus dapat menyebabkan tubuh segera mengeluarkannya dalam bentuk keringat atau kencing.
Cara terbaik mencukupi cairan tubuh adalah mengonsumsi air putih secara berkala saat berbuka sampai menjelang tidur dan sahur.
Di waktu tersebut, Anda perlu sedia botol minuman berisi air putih. Sehingga, bisa sempat minum kapan saja saat merasa haus.
6. Jaga tubuh dari paparan panas berlebihan
Paparan panas di negara beriklim tropis adalah keniscayaan. Namun, saat berpuasa tetap coba untuk menjaga diri dari paparan panas berlebihan.
Paparan panas yang berlebihan dapat memicu keringat, sehingga Anda kehilangan cairan dan merasa haus. Cobalah untuk membatasi waktu berada di luar ruangan.
Jika terpaksa berada di luar ruangan, cari tempat berteduh.
Selain mencoba beberapa cara agar tak gampang haus saat puasa seperti langkah di atas, Anda juga perlu menjaga tubuh tetap bugar agar kuat puasa seharian.(*)