Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Ramadhan 2022

Pasutri Wajib Tahu, Mandi Junub Setelah Subuh, Apakah Puasa Sah? Penjelasan Buya Yahya dan UAS

Mandi wajib diperlukan untuk mensucikan diri, agar saat aktivitas dan ibadah di bulan puasa ramadhan bisa dilakukan.

Tayang:
Editor: Hasriyani Latif
healthline
Mandi wajib atau mandi junub adalah proses membersihkan diri dari hadas besar dan sifatnya wajib bagi seorang muslim ketika ingin beribadah seperti puasa Ramadan.  

Dengan menimbang hal ini, seseorang memungkinkan untuk menunda mandi dan tidak mungkin menunda sahur.

Karena itu, yang mungkin dia lakukan adalah mendahulukan sahur dan menunda mandi.

Hanya saja, sebelum makan sahur, dianjurkan agar berwudhu terlebih dahulu.

Sebagaimana keterangan dari Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau mengatakan,

كان رسول الله صلى الله عليه و سلم إذا كان جنبا فأراد أن يأكل أو ينام توضأ وضوءه للصلاة

“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berada dalam kondisi junub, kemudian beliau ingin makan atau tidur, beliau berwudhu sebagaimana wudhu ketika hendak shalat.” (H.r. Muslim, 305).

Jika Hendak Sholat Subuh, Mandi Dulu

Perhatikan, jangan sampai kondisi junub ketika puasa membuat anda meninggalkan sholat subuh, disebabkan malas mandi.

Karena meninggalkan sholat adalah dosa yang sangat besar. Sebelum sholat, mandi dulu, karena ini syarat sah sholat.

Allah berfirman,

وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

“Jika kalian dalam keadaan junub, bersucilah..” (QS. Al-Maidah: 6)

Ini Tata Cara Mandi Junub yang Benar Menurut Ustadz Abdul Somad

Ini adalah tata cara mandi wajib yang baik dan benar menurut Ustadz Abdul Somad (UAS)

Hal ini agar kita bisa melakukan segala aktivitas di bulan suci ramadhan.

Sumber: Warta Kota
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved