Opini Tribun Timur
Ibu, Kasih Tak Bertepi
“Lisan dan kedua tangan seorang Ibu tidak hanya bisa mengetuk pintu langit tetapi mampu membukanya. Anak yang tidak memiliki sopan santun
Mustafa SPdI MPdI
Dosen IAIN Palopo
“Lisan dan kedua tangan seorang Ibu tidak hanya bisa mengetuk pintu langit tetapi mampu membukanya. Anak yang tidak memiliki sopan santun kepada Ibunya, jangankan membuka pintu langit, mengetuknya saja dia tidak akan sanggup”.
Tulisan ini tidak akan menyuruh anak untuk melakukan ini dan itu untuk Ibunya.
Tidak juga mengajar Ibu untuk melaksanakan ini dan itu untuk anak-anaknya.
Goresan sederhana ini hanya mengajak pembaca, khususnya kepada para pelajar dan mahasiswa untuk membangkitkan hati bernostalgia dengan Ibunya masing-masing.
Penulis dalam buku Catatan Seorang Pendidik melukiskan Ibu sebagai perempuan terhebat sepanjang masa. Inilah sosok yang makannya sering tak kenyang dan tidurnya pun tidak nyenyak.
Masih seperti itu sampai saat ini karena memikirkan anaknya. Orang yang rela mati demi kehidupan anak adalah Ibu.
Tahukah kalian, saat kamu tidur nyenyak di malam hari, di sana, ada Ibu yang sedang bersujud dengan khusyuk. Berbisik dalam tangis memohon keberhasilan dan keselamatanmu.
Ibu senantiasa dan tidak pernah lupa berdoa untuk kesehatan anaknya. Kerap kali tidak mengingat kesehatan dirinya.
Dalam munajat seorang Ibu, dia rida menukar kesehatannya untukmu. Dia tidak akan mau melihat anaknya menderita sakit.
Dia rela menerima sakit itu menimpa atau meminta berpindah kepadanya asalkan anaknya sehat dan afiat terus-menerus.
Itulah sebabnya, seorang anak akan selalu merasa sehat sementara Ibunya sering sakit-sakitan.
Jadi, pada saat dirimu bertanya kenapa jarang sakit, boleh jadi sakit yang kerap menimpa Ibumu adalah jawabannya.
Ketika kamu malu karena pakaian tidak baru lagi, di sana ada Ibu memakai daster yang penuh dengan tambalan. Dia berencana membeli pakaian di pasar pada keesokan harinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mustafa-spdi-mpdi-dosen-iain-palopo-32.jpg)