Opini Tribun Timur
Guru Nafas Pendidikan
Guru adalah sebuah profesi yang digambarkan sebagai pengabdian dengan tugas mulia.
Dalam proses mengajarnya, seorang guru juga dituntut untuk menjadi katalis, pemberi stimulus bagi peserta didik agar mereka mau untuk melatih diri, mencoba mengeksplore diri, belajar menganalisa dan membuat hipotesa yang kemudian diolah bersama menjadi sebuah kesimpulan bersama.
Sebuah upaya yang butuh skill dan kemampuan komunikasi serta psikologi yang dituntut hadir bersamaan.
Ketahuilah, beberapa yang diatas hanya sebagian dari 1 kompetensi Pedagogik dimana seorang guru harus memiliki 4 kompetensi. 3 lainnya adalah Kompetensi Kepribadian, Sosial dan Profesional.
4 kompetensi ini merupakan kompetensi standar yang harus dimiliki oleh seorang guru.
Perpaduan antara kemampuan personal, keilmuan, teknologi, sosial, dan spiritual yang secara menyeluruh membentuk kompetensi standar profesi guru, yang mencakup penguasaan materi, pemahaman terhadap peserta didik, pembelajaran yang mendidik, pengembangan pribadi, dan profesionalisme.
Walau dengan bahasa kompetensi standar, namun cakupannya cukup luas dan melekat pada diri seorang guru.
Yang dengan itu seorang guru juga tetap harus menjaga sikap dan kepribadian dimanapun dia berada.
Sebagai sosok panutan yang dipundaknya mengemban beban moral untuk bersikap sebagaimana mestinya sesuai tatanan dan norma yang berlaku.
Seorang guru juga dituntut untuk aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Turut andil dalam segala aktivitas sosial sehingga managemen waktu harus dikuasai oleh seorang guru untuk mampu membagi diri antara tugas dan pelayanan.
Seorang guru pun harus mampu untuk profesional di bidangnya. Selalu berupaya untuk meningkatkan diri dengan berbagai inovasi dan kreativitas sehingga mendukung kinerja dalam mencerdaskan anak bangsa.
Yah, Guru adalah sosok manusia biasa yang juga dengan berbagai karakteristiknya masing masing tetap memiliki kekurangan disana sini namun tak sebanding dengan dedikasinya.
Namun, apapun itu karena merekalah pendidikan tetap hidup. Karena dengan bakti dan jasanya telah lahir manusia manusia cerdas, pemimpin dan pencipta karya di Indonesia.
Sebab Guru adalah Nafas Pendidikan.
Selamat Hari Guru !!
Tulisan ini juga diterbitkan pada harian Tribun Timur edisi, Jumat (26/11/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ammy-sudarmin-asosiasi-guru-pendidikan-agama-islam-indonesia-agpai-sulsel.jpg)