Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Keindonesiaan

Perfilman Nasional

USMAR Ismail, pelopor Perfilman Nasional dianugahi gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara oleh Presiden Ir.Joko Widodo

Editor: Sudirman
Anwar Arifin Andipate 

Atas dukungan pemerintah film nasional tumbuh sesuai semangat zamannya.

Selain PERFINI, lahir juga PERSARI (Perseroan Artis Film Indonesia) yang dipelopori oleh Jamaluddin Malik yang kemudian bersama Usmar Ismail membentuk Gabungan Produser Film Indonesia (1954) yang berkembang menjadi PPFI (Persatuan Perusahaan Film Indonesia) untuk melawan dominasi film impor dari Filipina, Malaya (Malaysia) dan India.

Juga berdiri PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia), dirintis Suryosumarno (1956).

Sebelumnya (1955) terselenggara FFI (Festival Film Indonesia) yang pertama dalam sejarah.

Kini Film Nasional dipandang sebagai fenomena kultural, yaitu karya seni budaya, yang dibuat oleh sineas berdasarkan kaidah sinematografi.

Film juga merupakan pranata sosial dan media komunikasi massa.

Kini perfilman nasional telah berusia 71 tahun lebih, dan penghargaan sebagai Pahlawan Nasional kepada Usmar Ismail Bapak Perfilaman Nasional telah dianugrahkan oleh Presiden Joko Widodo, 10 November 2021. Alhamdulillah.

Semoga film nasional menjadi “tuan di negerinya sendiri” melalui strategi kebudayaan yag mantap (*)

Tulisan ini juga diterbitkan pada harian Tribun Timur edisi, Kamis (18/11/2021).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved