Breaking News:

Tribun Opini

Semua Bisa Jadi Pahlawan

Sebutlah salah satunya yaitu Literasi dan Numerasi, Gerakan Merdeka Belajar, Sekolah dan Guru Penggerak yang begitu masiv dilaksanakan.

Editor: Imam Wahyudi
ist
Ammy Sudarmin, Guru PAI SMK Negeri 1 Tana Toraja 

Ammy Sudarmin, Guru PAI SMK Negeri 1 Tana Toraja

10 November yang diperingati sebagai hari Pahlawan dan menjadi salah satu agenda nasional untuk mengenang kembali jasa jasa para pahlawan yang dengan usaha dan upayanya, dengan keringat, air mata dan darahnya serta jiwa raganya, Indonesia mampu menikmati bumi pertiwi secara bebas dan merdeka.

Yah, kebebasan yang kita nikmati di tanah tempat kita lahir dan dibesarkan adalah jasa jasa mereka.

Sangat layak jika dalam 365 hari dalam setahun, mereka diberi penghormatan, dikenang dan didoakan oleh seluruh rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Di kantor-kantor pemerintahan dan sekolah sekolah dilakukan upacara lengkap dengan hening cipta khusus untuk mengenang napak tilas dan pengorbanan mereka yang telah gugur.

Lalu, setelah Indonesia merdeka, apakah telah tertutup peluang untuk menjadi pahlawan?

Semestinya itu tidak. Di era merdeka sekarang ini, terbuka peluang untuk menjadi pahlawan sesuai kapasitas masing masing person.

Dalam dunia pendidikan, yang saat ini diracik berbagai formula oleh Mas Menteri untuk menjadikan pendidikan ini berhasil dan berdaya guna.

Mampu menjadi salah satu aspek yang menarik dan diminati generasi yang saat ini memiliki ketertarikan lebih pada berbagai konten dan aplikasi yang ditawarkan oleh dunia Maya.

Sebutlah salah satunya yaitu Literasi dan Numerasi, Gerakan Merdeka Belajar, Sekolah dan Guru Penggerak yang begitu masiv dilaksanakan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved