Breaking News:

Tribun Pinrang

LKPMP Kecam Perilaku Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren di Pinrang

Peristiwa pelecehan seksual itu menambah catatan kasus penyimpangan seksual di lingkungan pesantren di Pinrang.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Saldy Irawan
Ist
Lembaga Kajian Pengembangan Masyarakat dan Pesantren (LKPMP), Arif Maulana. 

"Karena ini bukan hanya persoalan pelecehan seksual namun juga merusak citra pendidikan," tuturnya.

Arif pun meminta kepada Kemenag Kabupaten Pinrang untuk dilakukan sosialisasi secara serius.

Terkait pencegahan dan penangan kekerasan seksual di lingkungan pesantren.

"Saya berharap Polres Pinrang segera melakukan gelar perkara dan menentukan tersangkanya," harapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebenarnya telah terbit SK Dirjen Pendis Kemeneterian Agama No. 5494 tahun 2019  mengenai pedoman pencegahan dan Penanggulangan kekerasan seksual pada perguruan tinggi (PTKI).

PTKI mestinya juga dilakukan di tingkat pendidikan dasar seperti pesantren.

"Soalnya kejahatan seksual tidak hanya terjadi pada pendidikan tinggi. Melainkan juga kerap terjadi pada pendidikan dasar yakni pesantren," imbuhnya.

salah seorang oknum pimpinan pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Pinrang diduga melakukan tindak pidana pencabulan di bawah umur.

Oknum Pimpinan Pompes, SM, diduga melakukan  pencabulan kepada santriwatinya.

Aksi pencabulan itu diperkirakan bulan September 2021.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved