Tribun Luwu

Polisi Dalami Dugaan Kecurangan Seleksi CPNS di Luwu, Panitia Lokal Bakal Diperiksa

Polres Luwu akan menyelidiki dugaan kecurangan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemkab Luwu. 

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
chalik Mawardi
Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto ketika menggeler konferensi pers di Mapolres Luwu, Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Jumat (6/3/2020). 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Polres Luwu akan menyelidiki dugaan kecurangan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemkab Luwu

Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto mengatakan, kasus ini bukan delik aduan.

Meski begitu, penyelidikan tetap bisa dilakukan.

Meski tanpa ada pihak yang melapor ke polisi. 

"Sprindiknya segera kita terbitkan," kata Fajar Dani, Kamis (28/10/2011).

Kata Fajar Dani, ia akan memeriksa panitia lokal.

"Kita akan minta nama-nama panitia lokal untuk dimintai keterangan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu akan mendalami dugaan kecurangan seleksi CPNS yang terjadi di daerahnya.

Hal ini ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Luwu, Andi Muhammad Ahkam Basmin.

Ahkam Basmin sampai saat ini mengaku belum menerima dokumen salinan terkait dengan dugaan kecurangan.

Meski begitu, ia memastikan akan menindaklanjutinya.

"Kami belum terima, tapi pasti akan kami tindak lanjuti juga," tegas Ahkam Basmin saat dikonfirmasi TribunLuwu.com, Rabu (27/10/2021) sore.

Diketahui, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menemukan 225 indikasi kecurangan dalam peroses penerimaan CPNS 2021.

Empat dugaan kecurangan ditemukan terjadi di Luwu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved