Ngiler
Cara Mencegah Iler Saat Tidur Agar tidak Malu
Saat tidur, otot-otot tubuh akan menjadi rileks. Begitu pula dengan otot area mulut sehingga Anda mungkin saja dapat tertidur dengan mulut terbuka
Salah satunya, dokter mungkin akan meresepkan scopolamine yang berfungsi untuk menghalangi sinyal saraf ke kelenjar air liur.
Obat tersebut biasanya digunakan dengan cara ditempelkan di belakang telinga. Nantinya, obat akan bekerja dengan mengalirkan kandungan obat ke dalam tubuh selama kurang lebih 72 jam. Selain scopolamine, obat lain yang mungkin diresepkan dokter sebagai cara menghilangkan iler saat tidur adalah glycopyrrolate.
5. Suntik botox
Cara menghilangkan iler saat tidur bisa pula dengan mengendalikan produksi air liur berlebih.Misalnya, melalui tindakan suntik botulinum toxin (botox) ke kelenjar air liur yang mengelilingi mulut untuk mencegah produksi air liur berlebih.
Langkah tersebut dapat membuat kelenjar tersebut tidak memproduksi air liur berlebihan. Akan tetapi, efek cara agar tidur tidak ngiler ini tidak permanen.Pasalnya, botox akan menipis, dan kelenjar air liur akan berfungsi normal lagi. Alhasil, Anda bisa saja kembali ngiler saat tidur lagi.
6. Pakai mesin CPAP
Jika penyebab ngiler saat tidur akibat kondisi sleep apnea, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Dokter mungkin akan merekomendasikan pemasangan mesin continuous positive airway pressure (CPAP).
Mesin ini dapat membantu mengatasi air liur keluar saat tidur, tidur lebih nyenyak, dan bernapas dengan baik. Jika Anda masih tidur sampai ngiler selama pemakaian mesin CPAP, segera konsultasikan kembali dengan dokter.
7. Mengikuti terapi bicara
Tergantung pada penyebabnya, dokter mungkin akan merekomendasikan terapi bicara sebagai cara menghilangkan iler saat tidur.
Tujuannya adalah untuk memperkuat lidah dan meningkatkan stabilitas rahang. Tak hanya itu, terapi bicara sebagai cara mengatasi tidur ngileran ini juga dapat membantu Anda untuk bisa menutup bibir dengan sempurna serta meningkatkan kemampuan mengunyah dan mengurangi kemungkinan ngiler saat tidur.
Namun, cara agar tidur tidak ngiler melalui terapi bicara ini membutuhkan waktu sehingga memerlukan beberapa sesi agar hasilnya dapat efektif.
8. Tindakan bedah
Pada beberapa kasus, cara menghilangkan iler saat tidur sepenuhnya mungkin membutuhkan tindakan bedah.
Umumnya, tindakan bedah hanya dilakukan bagi orang-orang yang menderita gangguan saraf parah.
Selain itu, tindakan bedah juga dapat dilakukan apabila cara menghilangkan kebiasaan ngiler saat tidur di atas tidak kunjung berhasil mengatasinya.Tindakan bedah bertujuan untuk mengeluarkan kelenjar air liur yang memproduksi ludah secara berlebih.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ngiler.jpg)