Ngiler
Cara Mencegah Iler Saat Tidur Agar tidak Malu
Saat tidur, otot-otot tubuh akan menjadi rileks. Begitu pula dengan otot area mulut sehingga Anda mungkin saja dapat tertidur dengan mulut terbuka
TRIBUN-TIMUR.COM - Ngiler merupakan suatu kondisi ketika air liur keluar dari mulut saat tidur. Walaupun tidak berbahaya, kebiasaan tidur ini cukup mengganggu dan membuat orang yang mengalaminya merasa risih atau malu.
Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara menghilangkan iler saat tidur.
Sebelum mengetahui cara menghilangkan iler saat tidur, Anda perlu mengenali penyebabnya terlebih dahulu.
Sebab, cara menghilangkan kebiasaan ngiler saat tidur perlu disesuaikan dengan penyebabnya.
Apa penyebab ngiler saat tidur?
Saat Anda tidur, otot-otot tubuh akan menjadi rileks. Begitu pula dengan otot area mulut sehingga Anda mungkin saja dapat tertidur dengan posisi mulut terbuka. Ketika mulut Anda tak sengaja terbuka saat tidur, ngiler dapat terjadi.
Selain itu, posisi tidur tengkurap, miring, atau berubah-ubah yang membuat mulut terbuka, menyebabkan air liur bisa keluar dari mulut dengan mudah.
Penyebab ngiler saat tidur juga umum dialami oleh orang yang sedang mengalami alergi, pilek, flu, sinusitis, atau infeksi gangguan pernapasan lainnya.
Kondisi tersebut yang membuat hidung tersumbat sehingga mereka harus bernapas melalui mulut yang terbuka, termasuk saat tidur.
Kemudian, orang-orang dengan kondisi medis tertentu, seperti gangguan saraf, stroke, sleep apnea, gastrointestinal reflux disorder (GERD), dan cerebral palsy juga kerap tidur sampai ngiler.
Bagaimana cara menghilangkan iler saat tidur?
Pada bayi, ngiler saat tidur merupakan hal umum yang sering terjadi. Pasalnya, bayi belum punya kontrol atas mulut dan otot menelannya.
Akan tetapi, pada anak-anak dan orang dewasa, kebiasaan tidur sampai ngiler tentu dapat membuat mereka malu.
Oleh karena itu, Anda dapat mencoba berbagai cara agar tidur tidak ngiler untuk menghilangkan kebiasaan tidur tersebut.
1. Ubah posisi tidur
Penyebab ngiler saat tidur adalah posisi tidur yang kurang tepat. Maka dari itu, coba biasakan tidur telentang sebagai salah satu cara agar tidur tidak ngiler.
Posisi tidur tersebut dapat membantu mengendalikan air liur di tenggorokan sehingga gaya gravitasi membantu mencegah air liur keluar dari mulut.
Jika Anda sulit untuk tidur terlentang, coba sisipkan guling atau bantal tebal pada kedua sisi tubuh dan di bawah lutut agar tidak berguling pindah posisi.
2. Atasi alergi dan gangguan sinus
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, alergi, sinusitis, hingga gangguan pernapasan yang tidak diatasi dapat memicu peningkatan air liur dan hidung tersumbat.
Kedua hal tersebut yang dapat membuat Anda terpaksa bernapas melalui mulut, termasuk saat tidur, sehingga menyebabkan ngiler.
Oleh karena itu, cara menghilangkan iler saat tidur akibat kondisi ini adalah dengan minum obat sebelum tidur agar mampu bernapas melalui hidung dengan lega saat tidur.
Anda dapat minum obat flu, alergi, atau pilek tanpa resep dokter atau menebus obat yang telah diresepkan dokter di apotek.
3. Gunakan alat khusus
Cara menghilangkan iler saat tidur berikutnya, yakni menggunakan alat khusus berupa alat pelindung gigi (alat mandibular).
Alat tersebut memiliki bentuk yang serupa dengan pelindung gigi dan membantu mengatasi ngiler, bahkan dengkuran saat tidur.
Alat khusus yang digunakan sebagai cara agar tidur tidak ngiler ini bekerja dengan membantu memposisikan lidah dan membuat Anda bisa mengatup bibir dengan sempurna.
Dengan demikian, tidur Anda akan lebih nyenyak tanpa ngiler atau mendengkur.
4. Konsumsi obat yang diresepkan dokter
Jika ngiler saat tidur dipicu oleh gangguan saraf tertentu, Anda dapat memeriksakannya ke dokter terlebih dahulu.
Dokter akan meresepkan obat-obatan tertentu sesuai dengan kondisi yang Anda alami, seperti obat minum hingga obat berbentuk stiker.
Salah satunya, dokter mungkin akan meresepkan scopolamine yang berfungsi untuk menghalangi sinyal saraf ke kelenjar air liur.
Obat tersebut biasanya digunakan dengan cara ditempelkan di belakang telinga. Nantinya, obat akan bekerja dengan mengalirkan kandungan obat ke dalam tubuh selama kurang lebih 72 jam. Selain scopolamine, obat lain yang mungkin diresepkan dokter sebagai cara menghilangkan iler saat tidur adalah glycopyrrolate.
5. Suntik botox
Cara menghilangkan iler saat tidur bisa pula dengan mengendalikan produksi air liur berlebih.Misalnya, melalui tindakan suntik botulinum toxin (botox) ke kelenjar air liur yang mengelilingi mulut untuk mencegah produksi air liur berlebih.
Langkah tersebut dapat membuat kelenjar tersebut tidak memproduksi air liur berlebihan. Akan tetapi, efek cara agar tidur tidak ngiler ini tidak permanen.Pasalnya, botox akan menipis, dan kelenjar air liur akan berfungsi normal lagi. Alhasil, Anda bisa saja kembali ngiler saat tidur lagi.
6. Pakai mesin CPAP
Jika penyebab ngiler saat tidur akibat kondisi sleep apnea, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Dokter mungkin akan merekomendasikan pemasangan mesin continuous positive airway pressure (CPAP).
Mesin ini dapat membantu mengatasi air liur keluar saat tidur, tidur lebih nyenyak, dan bernapas dengan baik. Jika Anda masih tidur sampai ngiler selama pemakaian mesin CPAP, segera konsultasikan kembali dengan dokter.
7. Mengikuti terapi bicara
Tergantung pada penyebabnya, dokter mungkin akan merekomendasikan terapi bicara sebagai cara menghilangkan iler saat tidur.
Tujuannya adalah untuk memperkuat lidah dan meningkatkan stabilitas rahang. Tak hanya itu, terapi bicara sebagai cara mengatasi tidur ngileran ini juga dapat membantu Anda untuk bisa menutup bibir dengan sempurna serta meningkatkan kemampuan mengunyah dan mengurangi kemungkinan ngiler saat tidur.
Namun, cara agar tidur tidak ngiler melalui terapi bicara ini membutuhkan waktu sehingga memerlukan beberapa sesi agar hasilnya dapat efektif.
8. Tindakan bedah
Pada beberapa kasus, cara menghilangkan iler saat tidur sepenuhnya mungkin membutuhkan tindakan bedah.
Umumnya, tindakan bedah hanya dilakukan bagi orang-orang yang menderita gangguan saraf parah.
Selain itu, tindakan bedah juga dapat dilakukan apabila cara menghilangkan kebiasaan ngiler saat tidur di atas tidak kunjung berhasil mengatasinya.Tindakan bedah bertujuan untuk mengeluarkan kelenjar air liur yang memproduksi ludah secara berlebih.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ngiler.jpg)