Breaking News:

Baharuddin Lopa

Sita Baharuddin Lopa Lapor ke Presiden Joko Widodo Setelah Tanah Warisan Diserobot di Pontianak

Sita Baharuddin Lopa juga melaporkan masalah dugaan penyerobotan tanah milik mantan Jaksa Agung, Baharuddin Lopa ke presiden Joko Widodo.

Editor: Muh Hasim Arfah
handover
Putri Baharuddin Lopa, Sita Baharuddin Lopa juga melaporkan masalah dugaan penyerobotan tanah milik mantan Jaksa Agung, Baharuddin Lopa ke presiden Joko Widodo. 

Tak hanya itu, Lopa pernah menjadi anggota Komnas HAM antara 1993-1998.

Bahkan, Lopa yang wafat diusia 66 tahun itu, juga pernah menjadi Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi.

Mengenang Lopa

Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat ( MPR) RI dari Kelompok Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Muhammad Asri Anas, mengenang Lopa sebagai sosok yang menarik untuk dibicarakan. Menurut dia, mengenang sosok Lopa seperti membayangkan oase keadilan.

Baca juga: Ingat Jaksa Agung Tanpa Takut Baharuddin Lopa Kini Tanahnya Diserobot, Sang Putri: Diincar Mafia

"Ketika ada ketidakadilan dalam hukum, maka sosok Lopa menjadi perbincangan," kenang pria yang menjadi Ketua Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat itu dalam pernyataan tertulis, Jumat (12/7.

Sosok Lopa, imbuh Anas, merupakan panutan dan menjadi contoh dalam penegakan hukum dan keadilan.

Ia mencontohkan saat debat Calon Presiden 2019 lalu, baik Joko Widodo maupun Prabowo menginginkan penegakan hukum seperti apa yang pernah dilakukan Lopa.

"Bila membayangkan Lopa, maka kita membayangkan keadilan," ujar Anas.

Menurut dia, sikap tegas Lopa dalam menegakkan hukum muncul karena budaya suku Mandar yang mengajarkan hal itu.

"Kalau dibilang A, ya A. Kalau dibilang benar, ya benar. Kalau dibilang putih, ya putih," kata dia.

Baca juga: Cerita Baharuddin Lopa, Bob Hasan dan Ibu Kehilangan Paspor di Kakbah

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved