Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Syamsuddin Karlos

Curhat Syamsudin: Sejak Jadi Anggota DPRD Sulsel Tidurnya Tak Normal, Minta Pemprov Benahi Pendidkan

Bendahara umum DPW PAN ini menjelaskan, selama ini dirinya kekurangan tidur.

Editor: Saldy Irawan
tribun-timur
Anggota Komisi A DPRD Provinsi Sulsel, Syamsuddin Karlos (kiri) bersama host Ngobrol Politik Tribun Timur, Fadhly Ali (kanan) di studio kantor tribun-timur.com, lantai II, Jl Cendrawasih, No 430, Makassar. Senin (11/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun, A Syahrul Khair

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Syamsudin Karlos banyak bercerita soal kesehariannya selama menjadi Anggota Komisi A, DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Karaeng Lagu sapaan akrab Karlos, menuturkan, aktivitasnya mengunjungi setiap daerah atau reses di wilayah Dapil IV tidak terkendala.

Kunjungannya itu seperti di daerah, Bantaeng, Selayar, dan Kabupaten Jeneponto.

"Biasanya dianggap konstituen ini dianggap kalau siang beraktivitas sehingga ada biasa yang datang jam tujuh malam. Jadi biasa kita terima tamu itu jam dua atau jam tiga malam,"  kata Syamsuddin Karlos.

Bendahara umum DPW PAN ini menjelaskan, selama ini dirinya kekurangan tidur.

"Kemudian paginya kita beraktivitas, jadi memang kita rata-rata tidurnya lima sampai enam jam. Padahal kan tidur normal delapan jam," canda Karlos di Studio Kantor tribun.timur.com, lantai dua, Jl Cendrawasih, No 430, Kota Makassar. Senin (11/10/2021).

Keluarga Syamsuddin Karlos mendapat dukungan terhadap aktivitasnya sebagai anggota DPRD Sulsel.

Segala aktivitas yang diperbuat anggota dewan, diakui baginya akan menjadi dalang pahala.

Ketika para anggota dewan itu menyalurkan segala macam bentuk bantuan kepada masyarakat.

"Saya kira aktivitas politik itu menurut saya, salah satu aktivitas yang insyaallah dapat pahala ketika kita membantu seseorang," lanjut Karlos dalam program Ngobrol Politik (Ngopi) tribun-timur.com.

Menurutnya, sebagai politisi yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, harus lebih jujur.

Karena kejujuran merupakan bentuk mandat kepercayaan masyarakat setiap politisi.

"Kita bersikap jujur saja. Alhamdulillah sampai sekarang 18 tahun saya di politik, yah aman-aman saja," lanjutnya.

Diakui putra asli Kabupaten Jeneponto, bahwa dirinya kerap menerima keluhan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved