Breaking News:

Wisata Sulsel

Aneka Sajian Daging Kuda Khas Jeneponto, Ada Gantala Jarang, Konro dan Coto

Konro dan coto kuda lebih banyak bumbunya. Satu porsi konro kuda harganya hanya Rp 45 ribu.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Sajian konro dan coto kuda di Warung Noer, terletak di Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto. Tepatnya di depan Pasar Karisa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Kabupaten Jeneponto di Sulawesi Selatan yang dijuluki Butta Turatea memiliki makanan khas.

Makanan khas yang paling menonjol di Jeneponto adalah daging kuda.

Meski kuda sering digunakan untuk membantu pekerjaan orang tetapi di Jeneponto bisa juga diolah menjadi makanan lezat.

Daging kuda ini bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan khas Jeneponto seperti gantala jarang.

Gantala jarang ini sering ditemui di acara pesta, baik itu nikahan, sunatan, aqikah dan acara lain.

Gantala jarang cara memasaknya terbilang sangat sederhana karena hanya menggunakan bumbu air dan garam saja.

Dan ini sering ditemui di tempat pesta pernikahan.

Berbeda dengan olahan warung makanan di Jeneponto lebih banyak ditemui konro dan coto kuda.

Untuk penyajian konro itu hampir sama dengan coto kuda.

Yang membedakan adalah konro itu disajikan bersamaan dengan tulangnya sedangkan coto hanya daging kuah.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved