Kasus Suap Nurdin Abdullah
Sari Pudjiastuti Ngaku Diperintahkan Nurdin Abdullah Minta Biaya Operasional Rp 2 M ke Kontraktor
Sari Pudjiastuti dulunya menjadi makelar proyek pembangunan ruas jalan Palampang - Munte dan Bontolempangan Kabupaten Sinjai.
Penulis: Kasdar Kasau | Editor: Hasriyani Latif
"Ada permintaan bapak dibantu operasional," ungkapnya.
Lalu Hj Indar akan saampaikan ke pimpinannya bernama Joe Theodor.
Setelah uang didapat dalam ransel hitam, ia bawa kembali ke rumah ponakan dan belum pulang ponakan.
Kemudian ia simpan lagi di koper kuning.
"Saya gabungkan di koper kuning," katanya.
Sari lalu ketemu dan melapor langsung ke Nurdin Abdullah bahwa yang diminta sudah ada.
"Nanti akan ada orang yang temui saudara, jawab Pak NA," kata Sari mendapat perintah NA.
Kemudian Hari Minggu, 20 Desember 2020, Sari ditelepon Salman (Ajudan NA) dan janjian bertemu di hotel.
"Nanti kita ketemu di lobi, Saya sampaikan uang ada di rumah," kata Sari.
Lalu Sari dan Salman berangkat menggunakan mobi Avanza hitam.
Ia minta ponakannya agar koper kuning dibawakan.
"Kita ketemu di Vida View dan koper itu kasi turun sepupunya Wulan," kata Sari.
Setelah diterima Salman, ternyata uangnya kurang Rp 1,6 juta.
"Kemudian ditutupi dulu Pak Salman dan saya gantikan uang Pak Salman menjadi Rp 10 juta," tuturnya.(*)
Laporan Jurnalis tribun-timur.com, Kasdar