Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kasus Suap Nurdin Abdullah

Sari Pudjiastuti Ngaku Diperintahkan Nurdin Abdullah Minta Biaya Operasional Rp 2 M ke Kontraktor

Sari Pudjiastuti dulunya menjadi makelar proyek pembangunan ruas jalan Palampang - Munte dan Bontolempangan Kabupaten Sinjai.

Penulis: Kasdar Kasau | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/KASDAR KASAU
Suasana sidang lanjutan Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah terdakwa kasus dugaan suap gratifikasi, Kamis (7/10/2021). 

Sehari setelahnya ketemu di Claro dua hari ada kabar dari Pak Bobi.

"Saya bingung karena dia kirim chatt tiketnya sudah siap," katanya.

Saya tidak mau menerima uang itu, beliau waktu itu lagi keluar kota.

Setelah beberapa hari, saya WA Pak Boy bahwa barangnya mau saya ambil.

"Siap jawab pak Boy," katanya.

Sari diantar staffnya namanya Fajar menuju ke Sahira Homestay.

'Pak Boy bilang nanti saya antar ke mobil," katanya.

Pak Boy langsung masukkan satu dos ke mobil seperti dus mie instan.

Saat itu Sari membeli kue broncong.

Setelah itu Sari menuju ke rumah ponakannya Sri Wulandari di Perumahan Angin Mammiri.

"Keponakan saya tidak ada di rumah, Saya tumpahkan ke koper kuning milik Wulan," katanya.

Saya kunci kamar dan rumah dan kembali ke rumah.

Selanjutnya, ia mencari Hj Indar (Marketing PT Makassar Indah Graha Sarana)

Hj Indar menghampiri mobil Sari Pudjiastuti.

Kemudian ia sampaikan hal yang sama.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved