Otto Warmbier
Hanya karena Suvenir, Otto Warmbier Disiksa 17 Bulan oleh Korea Utara, Niat Keliling Dunia Pun Kacau
Otto Warmbier, baru lulus SMA dan berniat keliling dunia, malah justru disiksa berbulan-bulan di Korea Utara hanya karena ambil hal sepele
Saat ia meninggal, Amerika telah dipimpin oleh Donald Trump yang menyatakan turut berduka cita dan menyebut Korea Utara harus menanggung kesalahan mereka telah merenggut nyawa Warmbier.
Namun, pemerintah Korea justru mengatakan bahwa mereka adalah "korban terbesar" dari kematian Warmbier sebagai hasil "kampanye kotor", yang menyatakan perlakuan mereka kepada Warmbier masih termasuk manusiawi. Seorang juru bicara menambahkan:
"Meskipun kami sama sekali tidak punya alasan untuk menunjukkan belas kasihan kepada penjahat negara musuh, kami memberinya perawatan medis dan perawatan yang tulus dengan dasar kemanusiaan sampai ia kembali ke Amerika, mengingat kesehatannya semakin buruk."
Otto Warmbier bersama grup tur Young Pioneers di Korea Utara.
Melansir The Washington Post, Korea Utara menagih 2 juta dolar Amerika sebagai biaya perawatan Otto Warmbier yang sudah koma sejak di Korea Utara.
Tagihan itu mereka paksakan dan terpaksa harus dibayar Amerika agar Warmbier berhasil dipulangkan dari Pyongyang pada 2017.
Artikel ini telah tayang di Intisari-online.com dengan Judul "Kisah Pedih Otto Warmbier, Baru Lulus SMA dan Berniat Keliling Dunia, Malah Justru Disiksa Berbulan-bulan di Korea Utara Hanya Karena Simpan Hal Sepele Ini Jadi Suvenir