Otto Warmbier
Hanya karena Suvenir, Otto Warmbier Disiksa 17 Bulan oleh Korea Utara, Niat Keliling Dunia Pun Kacau
Otto Warmbier, baru lulus SMA dan berniat keliling dunia, malah justru disiksa berbulan-bulan di Korea Utara hanya karena ambil hal sepele
TRIBUN-TIMUR.COM - Seorang pemuda asal Amerika Serikat menyesal seumur hidupnya saat berkunjung ke Korea Utara.
Hanya karena ambil suvenir hotel tanpa izin, pemuda bernama Otto Warmbier ditahan dan mendapat siksaan selama 17 bulan oleh Korea Utara.
Karena tertahan selama 17 bulan dari hukuman penjara dan 15 tahun kerja paksa, niatnya untuk keliling dunia pun menjadi kacau balau.
Jadi seperti itulah kejadian yang dialami pemuda Otto Warmbier.
Lantas masihkah pernah terlintas Anda berpikir untuk mengunjungi Korea Utara?
Meskipun negara itu tertutup dan penuh rahasia, saat ini Korea Utara masih memperbolehkan ada turis masuk ke negaranya.
Namun, untuk masuk ke negara tersebut Anda tidak bisa lewat sembarang negara.
Anda harus memesan tur dari China, lalu terbang ke China untuk selanjutnya masuk ke Korea Utara.
Hal itulah yang dilakukan oleh Otto Warmbier, seorang mahasiswa berkebangsaan Amerika yang baru saja lulus dan hendak melanjutkan kuliahnya di Hong Kong.
Kemudian ia memutuskan untuk mengambil tur ke salah satu negara paling misterius di dunia, Korea Utara.
Ia masuk lewat China dan bersama rombongan turis ia menginap di hotel yang memang sudah disiapkan untuk turis internasional, Yanggakdo International Hotel
Melansir CNN, pada musim semi 2015, pemuda Cincinnati tersebut mendaftar grup tur Young Pioneer Tours.
Perusahaan travel tersebut memiliki slogan "mengajakmu ke tempat yang ditentang ibumu untuk dimasuki".
Ayah Warmbier, Fred, mengatakan jika Young Pioneer mengiklankan perjalanan itu akan aman untuk warga Amerika, dan anaknya "penasaran dengan budaya Korea Utara... ia ingin bertemu dengan warga Korea Utara".
Perjalanan selama total 5 hari tersebut rencananya akan dilanjutkan Warmbier untuk kunjungi Beijing, China, setelah keluar dari Korea Utara.