Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Obat Tidur

Jenis-jenis Obat Tidur yang Aman Dikonsumsi serta Efek Sampingnya

Insomnia alias susah tidur dapat terjadi karena kebiasaan kurang tepat sebelum tidur atau adanya masalah kesehatan tertentu.

Editor: Muh. Irham
int
Ilustrasi obat tidur 

Sementara itu, cara kerja obat untuk tidur kategori berat adalah memengaruhi reseptor GABA (gamma-aminobutyric acid) di otak yang bertanggung jawab untuk menghambat fungsi sistem saraf.

Terhambatnya fungsi sistem saraf akan merangsang rasa kantuk atau rasa relaksasi dalam tubuh, sehingga orang yang meminum obat ini akan mengantuk. Obat jenis ini membantu seseorang untuk memejam mata lebih cepat ketimbang obat tingkat ringan.

Efek samping obat tidur yang mungkin terjadi

Efek obat tidur apotek yang mengandung antihistamin paling umum adalah menyebabkan sakit kepala dan mudah lupa. Selain itu, efek obat apotek yang mengandung antihistamin jika Anda gunakan dalam dosis dan jangka waktu yang salah akan menimbulkan:

Mengantuk berat pada keesokan harinya.
Kerap merasa ada kejanggalan dalam hidupnya.
Konstipasi.
Sulit berkemih (sulit mengeluarkan urine)..
Mulut dan tenggorokan yang kering
Mual.
Oleh sebab itu, meskipun pembelian obat tidur dari apotek secara bebas, Anda perlu sangat berhati-hati dengan efek obat tidur ini.

Bukan hanya obat yang mengandung antihistamin saja yang menimbulkan efek samping, secara keseluruhan efek obat yang memicu rasa kantuk lainnya juga bisa terjadi jika tanpa kontrol dokter.

Berikut ini efek samping lainnya, yang mungkin Anda alami setelah minum obat tidur.

1. Peningkatan risiko kematian dan kecelakaan

Mengonsumsi obat apotek atau obat resep dokter yang memicu rasa kantuk membuat tubuh terbiasa dengan reaksi obat sebelum beranjak ke kasur. Jika Anda mengonsumsi obat ini lebih dari rekomendasi dosis, akan menimbulkan tekanan pada sistem pernapasan sehingga menimbulkan risiko kematian. Ini adalah efek obat yang paling berbahaya.

Efek mengantuk pada obat ini juga perlu menjadi pertimbangan jika Anda akan mengemudi. Pasalnya, efek mengantuk pada keesokan harinya yang timbul setelah minum obat tidur meningkatkan risiko kecelakaan.

2. Timbul gangguan tidur

Efek obat untuk tidur lainnya adalah menimbulkan berbagai gangguan tidur Anda, seperti mengigau, atau tidur sambil berjalan. Bukannya mengatasi insomnia, penggunaan obat ini yang tidak tepat malah bisa memperburuk kualitas tidur.

3. Hilang keseimbangan

Efek samping lainnya adalaha menumpulkan sensor sistem saraf pada kaki. Padahal kaki berfungsi penting untuk menopang tubuh dan menjaga tubuh tetap seimbang.

Oleh karena itu, efek obat apotek atau obat dengan resep dokter yang merangsang rasa kantuk bisa membuat Anda lebih mudah terjatuh. Risiko ini sangat mungkin terjadi pada lansia yang memang berkurang kemampuan tubuhnya dalam mengatur keseimbangan.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved