Breaking News:

Tribun Bulukumba

Aksi Pencurian Resahkan Pengusaha dan Pedagang Cengkeh di Bulukumba

Beberapa aksi pencuran telah terjadi, seperti  di Dusun Jawi-jawi, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Suryana Anas
Dok Pribadi Paisal Kadir
Aksi pencurian cengkeh di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), dilaporkan ke polisi. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Aksi pencurian hasil bumi kembali marak terjadi di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Salah satunya yang marak terjadi adalah pencurian cengkeh.

Aksi pencurian itu menjadi ancaman bagi pengusaha maupun pedagang cengkeh.

Beberapa aksi pencuran telah terjadi, seperti  di Dusun Jawi-jawi, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.

Termasuk juga menimpa seorang pedagang bernama H. Paisal Kadir (59 tahun), warga Sawere, Desa Bontoraja, Kecamatan Gantarang.

Ia mengaku, beberapa karung cengkeh dengan berat 90 kilogram miliknya telah dicuri oleh pelaku, yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya.

"Saya mengalami kerugian hingga mencapai ratusan juta akibat pencurian cengkeh itu," kata Paisal, Selasa (14/9/2021).

Aksi pencurian yang menimpanya, terjadi pada Agustus 2021 lalu. 

Setelah itu, dirinya melaporkan aksi pencurian itu di Polres Bulukumba pada Rabu, (25/8/2021).

"Saya sudah laporkan pelaku pencurian dengan menyerahkan bukti rekaman CCTV. Saat itu pelaku terlihat menggunakan pakaian celana pendek, tiga kali pelaku bolak balik mengambil karung cengkeh," bebernya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved