Breaking News:

Tribun Sulsel

Kemenkumham Sulsel Perkuat Sinergi Dengan Kejati, BNNP, dan KPPU

Harun menyampaikan apresiasi karena selama ini koordinasi terkait dengan sidang perkara pidana online.

Editor: Hasriyani Latif
Kemenkumham Sulsel
Silaturrahmi Kemenkumham Sulsel dengan mitra kerja strategis guna memperkuat sinergitas kerja yang selama telah berjalan baik. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kakanwil Kemenkumham Sulawesi Selatan, Harun Sulianto mengatakan, beberapa hari ini pihaknya telah melakukan silaturrahmi kepada mitra kerja strategis guna memperkuat sinergitas kerja yang selama telah berjalan baik.

Ketika menyambangi Kajati Sulsel Raden Febrytrianto, Kakanwil Harun menyampaikan apresiasi karena selama ini koordinasi terkait dengan sidang perkara pidana online.

Kemudian masalah penahanan dan eksekusi putusan pengadilan bagi tahanan yang ditahan di Rutan sudah berjalan relatif lancar.

Saat bertemu dengan Kepala Badan Narkotika Nasional Povinsi (BNNP) Brigjen Ghiri Prawijaya, Harun Juga berterima kasih karena selama ini kerjasama dengan BNNP sudah sangat harmonis.

Pihaknya sudah ada MOU dengan BNNP terkait petukaran data napi /tahanan Narkotika, pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lapas Rutan, peningkatan kapasitas SDM dan Rehabilitasi Napi/tahanan penyahalahguna Narkoba.

“Sudah beberapa kali penggeledahan blok hunian di Lapas/Rutan kami bermitra dengan BNNP, dan pihak kepolisian. Sebanyak 685 WBP telah direhabilitasi melalui kerjasama dengan BNNP Sulsel, Balai Rehabilitasi BNN di Badokka Makassar dan dinkes setempat,“ kata Harun via rilis yang diterima tribun-timur.com.

Kepala Kantor Wilayah VI Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Hilman Pujana, ketika menerima audiensi Kakanwil Kemenkumham Harun Sulianto mendiskusikan tentang kemungkinan sinergi penyuluhan hukum terkait Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Hilman juga berharap ada kerjasama dengan pejabat fungsional perancang peraturan perundang-undangan kemenkumham sulsel.

”Terutama pembahan produk hukum daerah bidang ekonomi terkait dengan larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat,” katanya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved