Breaking News:

Tribun Sulsel

Tipikor Polda Sulsel Endus Dugaan Korupsi Bantuan Pangan Non Tunai di 24 Kabupaten/Kota

Modus dugaan korupsi proyek bantuan sosial di tengah pandemi itu disinyalir mirip dengan kasus korupsi yang menjerat Juliari Batubara.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
Dirkrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Widoni Fedri, didampingi Kasubdit Tipidkor Kompol Fadli di kantornya, Mapolda Sulsel, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar Kamis (2682021) siang. Ditkrimsus Polda Sulawasi Selatan menetapkan lima orang tersangka kredit bodong di kantor Pegadaian Cabang Parangtambung, Kota Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sulawesi Selatan mengendus adanya dugaan korupsi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di 24 kabupaten/kota.

Modus dugaan korupsi proyek bantuan sosial di tengah pandemi itu disinyalir mirip dengan kasus korupsi yang menjerat Eks Menteri Sosial Juliari Batubara.

Yaitu, berupa pemotongan nilai bantuan sebelum disalurkan ke penerima atau warga melalui E-warung.

Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, pihak Tipikor Polda Sulsel telah mengambil sampel di empat kabupaten.

Ke empat kabupaten itu, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai dan Takalar.

"Dari sampel (empat) kabupaten yang kita ambil ini, itu kerugian hampir Rp 24 milliar," kata Dirkrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Widoni Fedri didampingi Kasubdit Tipidkor Kompol Fadli saat ditemui di Mapolda Sulsel, Kamis (26/8/2021) siang.

Meski demikian, pihaknya mengaku tetap melakukan penyelidikan terkait realisasi BNPT itu di 24 kabupaten/kota.

Dan jika dugaan tindak korupsi itu merata di 24 kabupaten/kota, negara diperkirakan mengalami kerugian ratusan miliar rupiah.

"Kami meratakan semua dilakukan penyelidikan di 24 kabupaten. Kira-kira jika berjalan hasil audit nanti maka (kerugian negara) bisa di atas Rp 100 miliar," ujarnya.

Widoni menjelaskan, modus operandi dari praktik rasua itu,dengan cara memotong harga barang dari yang semestinya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved