Headline Tribun Timur
Wali Kota Heran Survei Dinas Pendidikan Makassar, Banyak Guru PNS Minta Cerai Selama Pandemi Covid19
Cek headline Tribun Timur Makassar hari ini; Wali Kota Heran Survei Dinas Pendidikan Makassar, Banyak Guru PNS Minta Cerai Rata-rata Perempuan
Laporan reporter Tribun-timur.com, AM Ikhsan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Makassar Danny Pomanto heran di tengah pandemi Covid-19, angka perceraian terutama guru tinggi.
Rata-rata permintaan cerai dari guru perempuan.
Menurut Danny Pomanto, tingginya angka perceraian guru ini menjadi perhatian tersendiri pemerintah terutama stakeholder terkait yakni Dinas Pendidikan.
Selain itu, 01 Makassar ini juga mengungkap data mayoritas guru di Ibu Kota Provinsi Sulsel ini ternyata gagap teknologi.
Inilah salah satu headline atau halaman depan surat kabar Harian Tribun Timur Makassar edisi Senin 23 Agustus 2021 hari ini.
Pembelajaran secara daring yang berlangsung selama pandemi covid-19 telah menurunkan kualitas pendidikan.
Menanggapi hal ini, Wali Kota Makassar, Danny Pomanto mengakui di Makassar hanya 20 persen guru yang bisa beradaptasi selama proses pembelajaran daring.
Artinya ada 80% guru di Makassar gagap teknologi alias gaptek.
"Ternyata hanya 20 persen guru bisa beradaptasi dengan metode daring, sisanya tidak mampu beradaptasi, mereka menganggap bahwa daring itu sebuah kesulitan padahal inilah tempat berinovasi, itulah yang kita harus cari," ujar Danny di Makassar, Minggu (22/8/2021).
Sesuai data dari Kemendikbud RI, total guru di Makassar sebanyak 13.517.
Artinya ada 10.813 guru gaptek.
Sisanya 2.703 yang bisa beradaptasi dengan pembelajaran daring.
Ini tentu masalah besar mengingat pandemi belum berakhir.
Dari total guru, sebanyak 71% adalah perempuan atau 9.683.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/wali-kota-makassar-danny-pomanto-1682021.jpg)