Update Corona Luwu Timur
13 Agustus 2021, Pasien Covid-19 di Luwu Timur Bertambah 52, Sembuh 90 Orang, Meninggal 6 Orang
PPKM level 4 ini mulai berlaku di Luwu Timur pada tanggal 10 Agustus 2021 sampai dengan 23 Agustus 2021 atau 14 hari.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pasien Covid-19 yang meninggal di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan bertambah, Jumat (13/8/2021).
Jubir Satgas Covid-19 Luwu Timur, Masdin mengatakan kasus meninggal terkonfirmasi Covid-19 ada penambahan 6 orang.
Pasien meninggal dari Kecamatan Wotu, Tomoni Timur, Mangkutana, Angkona, Wasuponda dan Towuti.
"Sejauh ini, pasien Covid-19 meninggal di Luwu Timur sudah 117 orang," katanya.
Masdin menambahkan, kasus baru atau positif juga kembali mengalami penambahan sebanyak 52 orang.
Kasus tersebar dari Kecamatab Burau 1 orang, Wotu 8, Tomoni 6, Tomoni Timur 1, Mangkutana 1, Malili 6, Wasuponda 1, Nuha 14 dan Towuti 14 orang.
Dengan penambahan kasus baru ini, jumlah kasus positif di Luwu Timur tembus diangka 5.724 orang.
Sementara pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh juga mengalami penambahan yang jumlahnya signifikan yaitu 90 orang.
Pasien sembuh tercatat dari Kecamatan Malili 19 orang, Wasuponda 13 orang dan Kecamatan Nuha 58 orang.
Adapun jumlah pasien sembuh per hari ini sudah mencapai 4.998 orang.
Tingginya lonjakan kasus positif di Luwu Timur memaksa dilaksanaknnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.
Menyusul keluarnya surat instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI nomor 30 tahun 2021 tertanggal tanggal 9 Agustus 2021.
Surat tentang PPKM level 4 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Papua.
PPKM level 4 ini mulai berlaku di Luwu Timur pada tanggal 10 Agustus 2021 sampai dengan 23 Agustus 2021 atau 14 hari.
Bupati Luwu Timur, Budiman menekankan aparat pemerintah agar melakukan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat perihal penerapan PPKM Level 4.
"Saya minta camat bersama unsur Tripika kecamatan sosialisasikan secara humanis surat edaran PPKM Level 4,"
"Ingatkan masyarakat untuk menunda kegiatan pesta dan kegiatan yang menimbulkan kerumunan," kata Budiman.
Masyarakat diingatkan agar tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas diluar rumah.
Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, masyarakat diingatkan agar menerapkan 5M dimanapun berada.
5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi.
Pasien Covid-19 Tambah 1.087 di Sulsel
Informasi terbaru terkait data update Covid-19 di Sulawesi Selatan dilansir data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di akun sosial media Twitter @BNPB_Indonesia, Jumat (13/8/2021).
Terlihat, provinsi dengan angka penambahan pasien terkonfirmasi terbanyak yakni, Jawa Tengah 4.223 pasien.
Diikuti Jawa Timur 4.178 pasien, Jawa Barat 2.968 pasien, Bali 1.910 pasien, Kalimantan Timur 1.451 pasien, Sumatra Utara 1.284 pasien, DI Yogyakarta 1.243 pasien dan Jakarta 1.210 pasien.
Sementara Sulawesi Selatan di angka 1.087 pasien. Angka itu naik dari sehari sebelumnya di angka 698 pasien
Dengan penambahan 1.087 pasien di Sulsel membuat angka komulatif penambahan pasien terkonfirmasi tembus 95.935 orang.
Sementara untuk pasien sembuh naik 1.002 pasien. Angka tersebut naik dibandingkan sehari sebelumnya di angka 869 pasien.
Dengan penambahan 1.002 pasien sembuh di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien sembuh tembus 82.310 pasien.
Untuk pasien positif yang meninggal tambah 28 pasien, di angka 1.674 pasien.
Artinya, pasien aktif Covid-19 di Sulsel di angka 11.951 pasien.
Angka itu didapatkan dari angka komulatif pasien terkonfirmasi dikurangi angka kumulatif pasien sembuh, dikurangi lagi angka kumulatif pasien positif meninggal.
Sebanyak 11.951 pasien aktif tersebar di rumah Orang Tanpa Gejala (OTG) atau kontak erat yang isolasi mandiri.
Lalu beberapa dirawat di rumah sakit rujukan dan non rujukan di Sulsel.
Artinya rerata penambahan pasien Covid-19 di angka 940 pasien per hari.
Sementara angka pasien terkonfirmasi selama Agustus 2021 di angka 12.222 pasien.
Dimana penambahan pasien tertinggi terjadi pada (4/8/2021) dengan 1.243 pasien. Sementara penambahan terendah terjadi pada (2/8/2021) dengan 540 pasien.(*)