Update Corona Luwu Timur
Bertambah 23 Pasien Covid-19 di Luwu Timur, Meninggal 4 dan 11 Orang Sembuh
Pasien Covid-19 yang meninggal masing-masing berasal dari Kecamatan Tomoni, Malili, Wasuponda dan Nuha.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Pasien Covid-19 meninggal di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan bertambah, Senin (9/8/2021).
"Dan untuk kasus meninggal terkonfirmasi Covid-19 ada penambahan sebanyak 4 orang," kata Jubir Satgas Covid-19 Luwu Timur, Masdin, Senin malam.
Masdin mengatakan pasien Covid-19 yang meninggal masing-masing berasal dari Kecamatan Tomoni, Malili, Wasuponda dan Nuha.
Dengan demikian, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal di Kabupaten Luwu Timur sudah 103 orang.
Masdin juga melaporkan untuk kasus baru terdapat penambahan sebanyak 23 orang.
Kasus baru tercatat dari Kecamatan Burau 4 orang, Wotu 1, Tomoni 3, Angkona 3, Malili 5, dan Towuti 7 orang.
Total kasus positif Covid-19 di Luwu Timur sejak pandemi melanda sudah 5.472 orang.
Sementara itu, pasien yang sembuh juga mengalami penambahan 11 orang.
Pasien sembuh dari masing-masing dari Kecaamtan Burau 1 orang, Wotu 2, Mangkutana 2, Angkona 2 dan Malili 4 orang.
"Total pasien Covid-19 yang sembuh sudah 4.789 orang," katanya.
Bupati Luwu Timur, Budiman terus mengingatkan masyarakat jangan memandang remeh Covid-19.
"Mari lindungi diri, keluarga dan orang lain dengan menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar," pesannya.
Masyarakat diharapkan memakai masker saat beraktifitas di luar rumah.
"Kalau tidak mau pakai masker sebaiknya tinggal di kamar saja berdiam diri," pesan Budiman.
Masyarakat diingatkan agar tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas diluar rumah.
Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, masyarakat diingatkan agar menerapkan 5M dimanapun berada.
5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilisasi.
Update Corona Sulsel
Informasi terbaru terkait data update Covid-19 di Sulawesi Selatan dilansir data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di akun sosial media Twitter @BNPB_Indonesia, Senin (9/8/2021).
Terlihat, provinsi dengan angka penambahan pasien terkonfirmasi terbanyak yakni, Jawa Tengah 4.210 pasien.
Diikuti Jawa Barat 2.422 pasien, Jawa Timur 2.537 pasien, Jakarta 1.965 pasien, Kalimantan Timur 1.070 pasien, Sumatra Utara 1.035 pasien, Bali 1.018 pasien, dan Sulawesi Selatan 807 pasien.
Angka itu membuat Sulsel berada di posisi 7 provinsi dengan penambahan angka pasien Covid-19 tertinggi harian di Indonesia hari ini.
Angka itu juga lebih tinggi dari capaian Ibu Kota DKI Jakarta yang berada di posisi 10 dengan 727 kasus baru.
Penambahan 807 kasus baru di Sulsel tersebut naik dari sehari sebelumnya di angka 735 pasien
Dengan penambahan 735 pasien di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien terkonfirmasi tembus 92.160 orang.
Sementara untuk pasien sembuh naik 1.763 pasien.
Angka tersebut naik dibandingkan sehari sebelumnya di angka 726 pasien.
Dengan penambahan 1.763 pasien sembuh di Sulsel membuat angka kumulatif penambahan pasien sembuh tembus 78.579 pasien.
Untuk pasien positif yang meninggal tambah 30 pasien, di angka 1.564 pasien.
Artinya, pasien aktif Covid-19 di Sulsel di angka 12.017 pasien.
Angka itu didapatkan dari angka komulatif pasien terkonfirmasi dikurangi angka komulatif pasien sembuh, dikurangi lagi angka kumulatif pasien positif meninggal.
Sebanyak 12.017 pasien aktif tersebar di rumah Orang Tanpa Gejala (OTG) atau kontak erat yang isolasi mandiri.
Lalu beberapa dirawat di rumah sakit rujukan dan non rujukan di Sulsel.
Artinya rerata penambahan pasien Covid-19 di angka 938 pasien per hari.
Sementara angka pasien terkonfirmasi selama Agustus 2021 di angka 8.447 pasien.
Dimana penambahan pasien tertinggi terjadi pada (4/8/2021) dengan 1.243 pasien. Sementara penambahan terendah terjadi pada (2/8/2021) dengan 540 pasien.(*)