Tribun Luwu Timur
Masih Dibiarkan 'Terbengkalai', Diskoperindag Luwu Timur Janji Segera Fungsikan Pusat Niaga Malili
Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) Luwu Timu,r segera mengoperasikan Pusat Niaga Malili atau Pasar Rakyat.
Penulis: Ivan Ismar | Editor: Sudirman
TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) Luwu Timu,r segera mengoperasikan Pusat Niaga Malili atau Pasar Rakyat.
Pasar ini terbengkalai. Lokasinya di Jl Soekarno Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Luwu Timur.
"Iya, secepatnya (dioperasikan). Mau dilakukan pemeliharaan dulu," kata Kabid Perdagangan Disdagkop-UKM Luwu Timur, Andi Tenriawaru kepada TribunLutim.com, Kamis (15/7/2021) sore.
Ia mengatakan pusat niaga lama tidak beroperasi akibat tidak adanya pedagang yang mau berdagang.
"Karena kemarin berapa lama kosong, pasti ada yang harus dibenahi dulu," ujar dia.
Akses jalan kata Andi Tenriawaru juga selama ini orang keluhkan.
"Jalan masih belum bagus sampai sekarang. Jadi semua dipersiapkan dulu.
Pasar ini dibangun menelan dana APBN Rp 9,1 milliar. Pasar selesai dibangun tahun 2016.
Terdapat sekitar 64 kios di pasar yang sudah diresmikan Sekertaris Daerah (Sekda) Luwu Timur, Bahri Suli pada Senin (19/2/2018) lalu.
Pasar juga dilengkapi tempat untuk pedagang ikan, daging maupun sayuran.
Kondisi bangunan kotor dan tidak terurus. Miris, pasar ini diduga jadi tempat konsumsi sabu.
Ditemukan bekas sachet sabu dan alat hisap sabu atau bong pada toilet Pusat Niaga Malili.
Pasar ini juga pernah menjadi perbincangan, sebab, sejumlah istri pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur diduga menguasai kios/lods di pasar ini.
Pasar ini pernah beroperasi, namun hanya beberapa hari saja.
Yang jadi soal, pedagang di Pasar Tradisional Malili, Desa Baruga atau pasar yang saat ini masih aktif ogah berjualan di Pusat Niaga Malili.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pasar-rakyat-atau-pusat-niaga-malili-jl-soekarno-hatta-desa-puncak-indah.jpg)