Tribun Bulukumba
Anaknya Diduga Dirudapaksa Tetangga, IRT di Bulukumba Tuntut Keadilan Hukum
Anaknya Diduga Dirudapaksa Tetangga, IRT di Bulukumba Tuntut Keadilan Hukum
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Hasriyani Latif
"Saya tanya, kenapa itu anuta nak. Tiba-tiba dia tertunduk menangis, disitu saya terus bujuk untuk cerita yang sebenarnya," jelasnya.
Dugaan pelecehan berdasarkan cerita SI, terjadi di tiga lokasi berbeda.
Ada yang dilakukan di sungai, ada di dalam rumah, dan juga di rumah nelayan pinggir pantai.
Ia juga membeberkan IF berprofesi sebagai nelayan, yang diduga melakukan perbuatan rudapaksa.
Pertama terjadi di rumah IF sendiri dengan modus pelaku menjanjikan korban buah-buahan.
Kemudian, kejadian ke dua terjadi di rumah sepupu korban tepat dipinggir pantai.
Sementara aksi bejat LU terjadi di muara sungai.
Waktu itu, pelaku mengajak korban ke kebun miliknya untuk memetik coklat.
"LU menjanjikan anak saya uang setelah memetik coklat. Tak lama itu, anak saya ke sungai untuk mandi. Tetapi diikuti pelaku, melihat itu niat pelaku muncul melakukan aksinya," jelasnya.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Bayu Wicaksono, membenarkan adanya laporan tersebut.
"Iya laporannya sudah ada. Kita masih sementara proses," ujarnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-korban-pencabulan-172021.jpg)