Breaking News:

TNI

Calon Panglima TNI Andika Perkasa Belum Laporkan Harta Kekayaan Kini Ada Orangnya Temui KPK

KPK menyampaikan, KSAD Jenderal TNI AD Andika Perkasa belum sampaikan LHKPN. Setelah itu, Andika kirim orang ke KPK.

Editor: Muh Hasim Arfah
handover
Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) Jenderal TNI Andika Perkasa sudah mengirim orang ke KPK untuk bahas LHKPN. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) menyampaikan, belum menerima laporan harta kekayaan penyelenggara negara ( LHKPN ) Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Jenderal Andika Perkasa disebut-sebut sebagai calon panglima TNI pengganti Hadi Tjahjanto

Padahal sebagai pejabat Negara, Andika Perkasa seharusnya melaporkan harta kekayaannya.

Kewajiban Penyelenggara Negara untuk melaporkan harta kekayaan diatur dalam: Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara Yang Bersih Dan Bebas Dari Korupsi, Kolusi Dan Nepotisme;

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi; dan

Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor: 07 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman dan Pemeriksaan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

Baca juga: Profil dan Rekam Jejak Andika Perkasa dan Yudo Margono Calon Kuat Panglima TNI Pengganti Hadi

Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dengan Jenderal Andika yang menjabat sebagai KSAD termasuk kategori wajib lapor.

Sehingga, KPK pun mengimbau Andika untuk dapat melaporkan LHKPN.

"Berdasarkan informasi yang diakses melalui situs elhkpn.kpk.go.id sampai saat ini KPK belum menerima laporan harta kekayaan (LHKPN) atas nama yang bersangkutan," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Bidang Pencegahan Ipi Maryati dalam keterangan tertulis, Kamis (17/6 /2021) dikutip dari Kompas.com.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved