Breaking News:

Tribun Makassar

Amankan Satu Jukir, Kabid Humas Polda Sulsel Apresiasi Operasi Premanisme Polres Sidrap

Unit Resmob Sat Reskrim Polres SidraP melaksanakan Operasi Cipta Kondisi dengan sasaran premanisme dan pungutan liar yang meresahkan masyarakat.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Unit Resmob Sat Reskrim Polres Sidrap melaksanakan Operasi Cipta Kondisi dengan sasaran premanisme dan pungutan liar yang meresahkan masyarakat.

Operasi yang digelar di wilayah hukum Polres Sidrap itu juga menertibkan aksi premanisme berkedok parkir liar.

Hasil operasi tim yang dilakukan Unit Resmob Polres Sidrap telah mengamankan Kisse (46).

Kisse merupakan juru parkir liar yang dianggap meresahkan masyarakat.

Ia kerap mangkal di depan kantor Bank BRI Unit Pangkajene Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.

Dari keterangan yang diperoleh, Kisse (46) ditemukan seolah-olah menjadi juru parkir dan meminta sejumlah uang sebagai biaya parkir dari para pengunjung bank.

Begitu juga dengan para pengunjung toko yang berada disekitar bank. 

Adapun pemungutan biaya parkir tersebut tidak sesuai aturan retribusi yang ditetapkan.

Yang mana tidak disertai karcis retribusi dari Dinas Perhubungan Sidrap.

Dari pengakuan juru parkir liar tersebut, pengendara yang memarkirkan kendaraannya di depan bank dikenakan tarif parkir Rp2 ribu, sedangkan mobil sebesar Rp 5 ribu tanpa disertai karcis retribusi parkir.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan menyampaikan, apresiasi atas kinerja polres jajaran terkait pemberantasan premanisme, termasuk preman berkedok juru parkir liar.

"Jajaran kepolisian sedang gencar melaksanakan perintah Kapolri, khususnya penanganan aksi premanisme dan pungli untuk menciptakan rasa aman dan ketertiban di masyarakat," jelas E Zulpan dalam rilisnya ke tribun Sabtu (19/06/2021) sore.

Dirinya berharap agar aksi-aksi pungli atau premanisme di Sulsel segera dihentikan.

"Bila masih ditemukan aksi-aksi yang meresahkan masyarakat akan dilakukan penegakan hukum," tegasnya.

Ia juga mengimbau warga agar tidak segan melapor ke layanan call center 110 jika mendapati aksi premanisme atau kejahatan lainnya.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved