Opini
Gerhana Bulan Total dan Shalat Gerhana
GERHANA bulan adalah peristiwa masuknya bulan ke dapalam bayangan (inti/semu) bumi, sehingga bulan tidak bisa memantulkan cahaya Matahari yang
Andi Muh Akhyar MSc
Direktur Sekolah Astronomi Islam Indonesia
Dosen Ilmu Falak UIN Alauddin Makassar
GERHANA bulan adalah peristiwa masuknya bulan ke dapalam bayangan (inti/semu) bumi, sehingga bulan tidak bisa memantulkan cahaya Matahari yang terhalang oleh bumi.
Pada hari Rabu 26 Mei 2021, akan terjadi gerhana bulan total karena bulan masuk ke dalam bayangan inti Bumi (umra).
Pada saat itu, bulan purnama yang biasanya putih bersih akan nampak gelap kemerah-merahan (super blood moon) sebagaimana gambar di bawah.
Karena lokasi melihat bulannya berbeda-bed serta bulan dan matahari yang terus bergerak, maka tidak semua daerah mendapati gerhana bulan total.
Wilayah yang melihat gerhana bulan total seperti: sebagian Australia, bagian barat Amerika serikat, bagian barat Amerika Selatan, dan Asia Tenggara.
Wilayah yang melihat gerhana bulan sebagian, misalnya Asia Selatan/Timur, kebanyakan dari Amerika Utara Amerika Selatan lautan Pasifik Atlantik dan India serta Antartika.
Peta lokasi gerhana bulan di seluruh dunia, dapat dilihat di bawah ini.
Waktu
Gerhana Bulan akan terlihat dimanapun pada malam hari saat itu jika langit cerah.
Hanya saja beberapa daerah akan melihat secara penuh proses gerhana dan beberapa daerah tidak karena bulan di daerahnya baru terbit atau telah terbenam selama proses terjadinya gerhana.
Pandangan umum di seluruh dunia, gerhana bulan berlangsung selama 5 jam 2 menit, tapi khusus gerhana bulan total hanya berlangsung selama 14 menit.
Gerhana Bulan Total di Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/proses-gerhana-bulan-total-1-2652021.jpg)