TRIBUN TIMUR WIKI
Perjalanan Cinta Bill Gates dan Melinda hingga Akhirnya Bercerai, Awal Bertemu di Microsoft
Bill dan Melinda, melansir dari Business Insider, pertama kali bertemu saat mereka masih bekerja di Microsoft.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Waode Nurmin
Mereka berpacaran selama 7 tahun lamanya sebelum memutuskan menikah pada 1 Januari 1994 di Pulai Lanai, Hawaii.
Acara pernikahan mereka diselenggarakan tertutup, bahkan Bill menyewa seluruh kamar hotel dan helikopter lokal untuk mencegah adanya tamu tidak diundang.
Pasangan ini memiliki dua anak perempuan dan satu anak laki-laki. Bill terkenal dengan pola asuhnya yang tidak mengizinkan putra dan putrinya memiliki ponsel hingga umur 14 tahun.
TED menulis, Gates tidak memberikan banyak warisan kepada anak-anak mereka.
Bill mengatakan jika warisan yang dia berikan cukup untuk mereka melakukan apapun namun tidak terlalu banyak sehingga mereka bisa berfoya-foya tanpa melakukan pekerjaan.
Dirikan yayasan kemanusiaan non-profit bersama
Pasangan Bill dan Melinda memiliki ketertarikan yang sama terhadap kemanusiaan. Hal inilah yang membuat mereka mendirikan yayasan kemanusiaan bernama The Bill & Melinda Gates Foundation.
Akar dari berdirinya organisasi ini berasal dari perjalanan Bill dan Melinda ke Afrika pada tahun 1993 setelah mereka bertunangan.
Saat itu, pasangan ini melihat bagaimana masyarakat masih banyak yang hidup di garis kemiskinan. Melihat fakta ini, Bill dan Melinda kemudian berdiskusi bagaimana cara berbagi dengan kekayaan yang mereka miliki.
Menurut Melinda, sangat tidak adil jika mereka (Bill dan Melinda) memiliki banyak sekali harta namun masih banyak jutaan masyarakat yang hidup dalam garis kemiskinan.
Bersumber dari Forbes, organisasi amal milik Bill dan Melinda didirikan pada tahun 2000 dan fokus pada peningkatan kesehatan dan kesetaraan hidup masyarakat dunia.
Bill Gates memutuskan untuk fokus menjalankan yayasan miliknya dan mundur sebagai CEO Microsoft pada tahun 2008.
The Bill & Melinda Gates Foundation terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dunia. Saat pandemi Covid-19 pecah pada tahun 2020 lalu, yayasan ini menyumbangkan sebanyak US$ 1,75 miliar untuk penanganan virus Corona.
Tercatat per Januari 2021, Bill dan Melinda telah menyumbangkan kekayaan mereka sebanyak US$ 29 miliar untuk kemanusiaan.
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id