Breaking News:

Lebaran 2021

Pemerintah Tak Main-main Larang Mudik Lebaran 2021 Kini Polisi Bakal Tahan di Perbatasan

Pemerintah akan keluarkan kebijakan untuk mudik lebaran 2021. Setiap masyarakat dapat aturan Larangan mudik lebaran 2021.

Editor: Muh Hasim Arfah
handover
Pemerintah pusat hingga daerah akan membuat posko penyekatan di setiap perbatasan jelang mudik lebaran 2021. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Pemerintah pusat hingga daerah nampaknya tak main-main terkait pelarangan mudik mudik lebaran 2021.

Itu terlihat dari pernyataan kepala wilayah hukum di masing-masing daerah soal larangan mudik 2021.

Polri sebagai pemegang otoritas keamanan masyarakat dalam negeri pun bakal membuat posko pencegatan di setiap perbatasan untuk antisipasi mudik tahun 2021.

Polisi adalah suatu pranata umum sipil yang menjaga ketertiban, keamanan, dan penegakan hukum di seluruh wilayah negara.

Istilah polisi berasal dari bahasa Belanda politie yang mengambil dari bahasa Latin politia berasal dari kata Yunani politeia yang berarti warga kota atau pemerintahan kota.

Baca juga: Larangan Mudik 2021, PO Liman Minta Kebijakan Ditinjau Ulang

Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto pun memberikan keterangan soal Larangan Mudik Idulfitri 2021.

Terkait, Larangan mudik lebaran 2021, area wilayah hukum Gowa masih menjadi satu rayon dengan Makassar, Maros dan Takalar.

Polres akan memeriksa setiap pengendara setiap pos mulai 5-17 Mei 2021.

Petugas keamanan akan meminta pemudik untuk putar balik jika ingin mudik.

Jika pemudik bersikeras, maka akan dikarantikan selama 14 hari. 

Baca juga: Curhat PO Bus Liman Gegara Kebijakan Larangan Mudik, THR Karyawan Terancam hingga Usul Revisi Aturan

Menurutnya, masyarakat yang bukan warga gowa bakal diketahui dengan mengandalkan PPKM Mikro.

"Dengan PPKM Mikro ini itu bisa kita ketahui, orang yang baru masuk yang bukan berdomisili di Gowa sehingga diketahui," ujarnya.

Rencananya, pemberlakukan tersebut dimulai 6 Mei mendatang

Ia berharap masyarakat bisa mentaati peraturan tersebut untuk menekan penyebaran Covid-19.

Baca juga: Polres Majene Sosialisasi Larangan Mudik di Pasar Sentral

Sementara, Kabag Ops Polres Gowa, Kompol Tamba Hamid mengatakan ada tiga pos pengamanan (Pospam) yang akan dibentuk di Kabupaten Gowa.

"Pospam di batas kota satu, Hertasning satu, dan Malino satu," kata Kabag Ops Polres Gowa, Kompol Tamba Hamid.

Sedangkan untuk pos penyekatan akan ditempatkan di perbatasan Malino yakni perbatasan Gowa dengan Sinjai.

Dia menjelaskan, setiap pos akan ditempatkan personel kepolisian, TNI, dan petugas kesehatan.

"Personel yang diturunkan 100 orang. Terdiri dari Polri, TNI, dan petugas kesehatan," pungkasnya.
Sementara itu, , Polres Maros, Sulsel, mendirikan 3 posko penjagaan arus mudik di Kabupaten Maros-Kota Makassar, Maros-Bone, dan Maros-Pangkep.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved