Breaking News:

Tribun Majene

Polres Majene Sosialisasi Larangan Mudik di Pasar Sentral

Menurut Soewarno, mudik lebaran ditiadakan semata mata untuk keselamatan dirinya dan keluarga di rumah dari penularan virus Corona.

TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Satuan Binmas Kepolisian Resor Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), mensosialisasikan kebijakan pemerintah tentang larangan mudik Lebaran, Kamis (29/4/2021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Satuan Binmas Kepolisian Resor Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), mensosialisasikan kebijakan pemerintah tentang larangan mudik Lebaran, Kamis (29/4/2021).

Pemerintah memutuskan bakal melakukan penyekatan jelang peniadaan mudik Lebaran mulai 25 Apri lalu hingga 5 Mei 2021 mendatang.

Kemudian peniadaan mudik mulai diberlakukan 6 Mei sampai 17 Mei.

Bagi warga tidak membawa surat-surat yang disyaratkan untuk memasuki wilayah, bakal disuruh putar balik.

Kepala Satuan Binmas AKP Soewarno Kasimin mengatakan, sosialisasi dilakukan  di Pasar Sentral Kabupaten Majene, dan beberapa titik lainnya.

Setiap pengunjung diingatkan agar tidak mudik guna mengantisipasi penyebaran virus Corona melalui pengeras suara.

"Kami imbau kepada masyarakat
agar mengurungkan niatnya  pulang kampung tahun ini hingga kondisi kembali stabil," ujarnya.

Menurut Soewarno, mudik lebaran ditiadakan semata mata untuk keselamatan dirinya dan keluarga di rumah dari penularan virus Corona.

Dengan cara ini  bisa menekan dan mengantisipasi lonjakan virus Corona di masa libur panjang lebaran Idulfitri.

Saat ini kata dia disetiap perbatasan  telah dibentuk posko penyekatan.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved