Breaking News:

Jozeph Paul Zhang

Jozeph Paul Zhang Akui Bukan WNI Lagi Tapi Butuh Persetujuan Presiden RI Lepaskan Kewarganegaraan

Bareskrim Mabes Polri sudah menaikkan status Jozeph Paul Zhang sebagai tersangka meski dia akui sudah bukan WNI tapi ternyata susah lepas status WNI.

handover
Bareskrim Mabes Polri sudah menaikkan status Jozeph Paul Zhang sebagai tersangka meski akui tak lagi menjadi WNI. Namun, seorang WNI yang ingin melepaskan status kewarganegaraannya butuh persetujuan presiden. 

TRIBUN-TIMUR.COM- Bareskrim Mabes Polri sudah menaikkan status Jozeph Paul Zhang sebagai tersangka.

"Iya benar, ketika dimasukkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang) yang bersangkutan sudah sebagai tersangka," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dikonfirmasi, Selasa (20/4/2021).

Penyidik akan segera merilis dalam daftar pencarian orang (DPO) setelah youtube Jozeph Paul Zhang beredar.

DPO polisi itu bisa menjadi dasar bagi Interpol menerbitkan red notice untuk Jozeph.

Baca juga: Pemerintah Kejar ke Eropa Setelah Diduga Nistakan Agama, Jozeph Paul Zhang Kini Akui Bukan Lagi WNI

"Bareskrim Polri akan segera mengeluarkan DPO. DPO ini akan diserahkan ke Interpol dan DPO ini menjadi dasar bagi Interpol untuk menerbitkan red notice," ujar Rusdi.

Menurutnya, Jozeph memenuhi unsur pelanggaran Pasal 28 Ayat (2) UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Pasal 156 huruf a KUHP.

Namun, baru-baru ini, Jozeph Paul Zhang mengakui bukan lagi Warga Negara Indonesia.

Dalam mekanisme untuk menanggalkan status Warga Negara Indonesia harus melalui mekanisme.

Tak bisa hanya dengan dinyatakan secara lisan saja.

Dikutip dari website, Indonesia.go.id, untuk melepas status WNI, pemohon harus memiliki kewarganegaraan lain dahulu sebelum mengurus permohonan kehilangan kewarganegaraan Indonesia.

Halaman
12
Editor: Muh Hasim Arfah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved