Breaking News:

Kredit Fiktif

BMC Duga Kasus Kredit Fiktif Bank Sulselbar Bulukumba Dilakukan Berkelompok

Satu tersangka kasus dugaan kredit fiktif Bank Sulselbar Bulukumba, telah ditetapkan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel).

SHUTTERSTOCK via Kompas.com
Ilustrasi rupiah (shutterstock) 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Satu tersangka kasus dugaan kredit fiktif Bank Sulselbar Bulukumba, telah ditetapkan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dia adalah Reza, mantan Account Officer (AO) Bank Sulselbar Bulukumba.

Reza ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Kejati Sulsel, sejak Kamis (8/4/2021) lalu.

Ia diduga telah melakukan tindak pidana dengan memalsukan data-data pengajuan kredit dan meraup untung sampai Rp25 miliar.

Penetapan AO tersebut sebagai tersangka dianggap menjadi jalan masuk penegak hukum untuk membongkar dugaan tindak pidana korupsi dan carut marutnya manajemen bank plat merah itu.

Direktur Bulukumba Monitoring Center (BMC), Firman Gani menyebut bahwa penetapan Reza sebagai tersangka kredit fiktif menjadi pintu penegak hukum mengejar para pelaku lainnya yang bekerjasama dengan tersangka selama ini.

"Tersangka ini posisinya AO. Secara struktural khususnya dalam proses pengajuan kredit itu ada beberapa meja yang harus dilalui untuk mendapatkan persetujuan. Maka dari itu tersangka kami yakini tidak bekerja sendiri," kata Firman Gani, Jumat (16/4/2021).

Firman menilai, sistem perbankan dan keamanan dana nasabah di Bank Sulselbar Bulukumba sangat buruk. 

Bukan tanpa alasan, dengan terbongkarnya kredit fiktif yang selama ini berjalan selama 5 tahun menjadi salah satu bukti kebobrokan manajemen.

"Sistem Bank Sulselbar ternyata sangat bobrok. Selama 5 tahun bank plat merah ini sengaja meloloskan kredit fiktif. Ini terjadi sejak 2016 didalam tubuh Bank Sulselbar Bulukumba ini seharusnya menyeret lebih dari satu tersangka," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved