Breaking News:

Berita Luwu Utara

Cara Pemkab Luwu Utara Atasi Stunting

Mengatasi hal ini atau mencegah stunting pada anak, pemerintah pusat menetapkan program percepatan pencegahan stunting pada anak.

TRIBUN TIMUR/CHALIK MAWARDI
Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Kesehatan dan Bappeda menyelenggarakan Pertemuan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten di Aula Hotel Bukit Indah, Masamba, Senin (22/3/2012). 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Stunting atau tubuh pendek akibat kurang gizi adalah salah satu gangguan kesehatan yang sudah menjadi masalah global termasuk di Indonesia. 

Salah satu penyebabnya adalah asupan gizi yang kurang atau tidak ada sama sekali.

Sehingga pertumbuhan anak menjadi tidak normal. 

Mengatasi hal ini atau mencegah stunting pada anak, pemerintah pusat menetapkan program percepatan pencegahan stunting pada anak.

Sebagai salah satu program prioritas pembangunan nasional. 

Bukan tanpa sebab pemerintah menjadikan pencegahan stunting sebagai salah prioritas pembangunan, mengingat stunting akan sangat berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan dan status kesehatan anak pada saat dia dewasa. 

Dalam mendukung program pemerintah pusat, Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Kesehatan dan Bappeda menyelenggarakan Pertemuan Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten di Aula Hotel Bukit Indah, Masamba, Senin (22/3/2012).

Sekda Luwu Utara, Armiadi, saat membuka kegiatan mengatakan, pemerintah pusat menargetkan penurunan prevalensi stunting dari 30,8% pada 2018 menjadi 14% pada 2024 mendatang. 

Untuk mencapai target tersebut, kata Armiadi, pemerintah menyusun strategi nasional percepatan pencegahan stunting.

Yang diharapkan bisa menjadi acuan bagi semua pihak di tingkat pusat, daerah hingga di tingkat desa dalam melakukan percepatan pencegahan stunting

Halaman
123
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved