Breaking News:

Nurdin Abdullah Ditangkap KPK

Usai Bersumpah Demi Allah, Nurdin Abdullah Ngaku Uang Dollar Diamankan KPK buat Bantuan Masjid

Usai bersumpah demi Allah, Nurdin Abdullah ngaku uang dollar diamankan KPK buat bantuan masjid.

DOK TRIBUNNEWS.COM
Penyidik KPK menunjukkan barang bukti uang tunai sebesar Rp 1 miliar dalam koper pada konferensi pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah oleh KPK, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021) dini hari. Pada konferensi pers tersebut, KPK menyatakan telah menetapkan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah sebagai tersangka kasus proyek pembangunan infrastruktur karena diduga menerima gratifikasi atau janji. Selain Nurdin Abdullah, KPK juga menetapkan tersangka kepada Sekdis PUPR Sulsel, Edy Rahmat (ER) sebagai penerima dan Agung Sucipto (AS) selaku pemberi.  

TRIBUN-TIMUR.COM - Usai bersumpah demi Allah, Nurdin Abdullah ngaku uang dollar diamankan KPK buat bantuan masjid.

Sudah sepekan Gubernur Sulsel nonaktif, Nurdin Abdullah ditangkap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, menjadi tersangka kasus suap atau gratifikasi, lalu ditahan.

Dia ditangkap di Rujab Gubernur Sulsel, Jl Jenderal Sudirman, Makassar, Sulsel, Sabtu (27/3/2021), dini hari, pukul 02:00 Wita.

Di tempat berbeda, pada Jumat (26/3/2021), malam, diamankan barang bukti uang suap senilai Rp 2 miliar.

Dari penggeledahan pada pekan ini, petugas KPK juga mengamankan sejumlah uang di rumah pribadi Nurdin Abdullah, di kompleks Perumahan Dosen Universitas Hasanuddin atau Unhas, Tamalanrea, Makassar.

Nurdin Abdullah menyatakan, sejumlah uang yang telah diamankan KPK merupakan bantuan untuk masjid.

Adapun Nurdin Abdullah merupakan tersangka dugaan suap proyek infrastruktur di Provinsi Sulsel tahun anggaran 2020-2021.

"Itu kan uang masjid ya, uang masjid. Itu bantuan masjid, nantilah kami jelaskan," kata Nurdin Abdullah dikutip dari Antara, Jumat (5/3/2021).

Nurdin Abdullah mengatakan, pemanggilannya pada Jumat kemarin bukan untuk pemeriksaan, melainkan terkait penyitaan barang-barang yang sebelumnya ditemukan dan diamankan KPK.

Ia pun kembali membantah terlibat dalam kasus dugaan suap proyek infrastruktur di Sulsel.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved