Breaking News:

Melanggar Berat di Era Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, 2 Polisi Terancam Hukuman Mati, Siapa?

Bikin pelanggaran berat di era Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, 2 polisi terancam hukuman mati, siapa?

GBCGHANA.COM
Ilustrasi hukuman mati. Bikin pelanggaran berat di era Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, 2 polisi terancam hukuman mati, siapa? 

TRIBUN-TIMUR.COM - Bikin pelanggaran berat di era Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, 2 polisi terancam hukuman mati, siapa?

Jangan coba-coba berkhianat kepada NKRI, berat hukumannya.

Seperti yang terjadi pada 2 anggota kepolisian ini.

Dua oknum anggota Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease yang diduga terlibat dalam bisnis penjualan senjata api kepada kelompok kriminal bersenjata ( KKB ) di wilayah Papua terancam hukuman mati.

Kedua oknum polisi yang terancam hukuman mati itu yakni SHP dan MRA.

Keduanya telah ditahan di rumah tahanan Polres Pulau Ambon bersama empat warga sipil lainnya yakni SN, RM, HM dan AT, yang ikut terlibat dalam kasus tersebut.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kombes Pol Leo Surya Nugraha Simatupang mengatakan, kedua anak buahnya itu terancam hukuman mati atau hukuman penjara seumur karena diduga telah menyalahi ketentuan Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api secara ilegal.

“Kepada yang bersangkutan kami sangkakan Pasal 1 Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 51 atau undang-undang darurat dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman sementara setinggi-tingginya 20 tahun,” kata Leo, saat memberikan keterangan pers di kantor Polresta Pulau Ambon, Selasa (23/2/20210).

Leo memberikan keterangan tersebut sambil didampingi Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat, Kabid Propam Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Syaripudin dan juga Danpomdam XVI Pattimura Kolonel Cpm Paul Jhohanes Pelupessy serta seorang lagi perwira Kodam XVI Pattimura.

Selain tuntutan hukuman berat, kedua oknum anggota Polri itu juga terancam dipecat dari dinas kepolisian.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved